RM.id Rakyat Merdeka - Tenaga Ahli Menteri Agama (Menag), Bunyamin Yafid, mengapresiasi pelayanan petugas haji kepada jemaah haji Indonesia. Bunyamin berdoa, keikhlasan petugas ketika melayani jemaah akan berbuah berkah, seiring dengan keikhlasan para jemaah dalam menunaikan ibadah haji.
Bunyamin baru tiba di Arab Saudi, Rabu (28/5/2025) pagi. Dia langsung memantau kedatangan jemaah dari Embarkasi Kertajati (KJT) dan Embarkasi Surabaya (SUB) di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah. Dia terkesan dengan pelayanan yang diberikan kepada jemaah, khususnya para lansia.
"Saya melihat langsung bagaimana teman-teman petugas memberikan perhatian luar biasa, khususnya untuk layanan lansia. Cover pelindung dan bantuan yang diberikan sangat membantu. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh petugas, khususnya tim Bandara," ujarnya.
Baca juga : PPIH: Pelaksanaan Dam dan Kurban Jemaah Haji di Saudi Wajib Lewat Adahi
Tak lupa, Bunyamin mendoakan petugas atas dedikasinya memberikan pelayanan kepada jemaah haji Indonesia. "Dedikasi yang dilakukan teman-teman berbuah keberkahan," imbuhnya.
Dia menyampaikan rasa bangga atas sambutan yang ramah dan hangat dari para petugas haji di Daerah Kerja Bandara. Menurutnya, perhatian terhadap jemaah, terutama lansia, menunjukkan kesungguhan dalam memberikan layanan terbaik.
Usai dari bandara, Bunyamin bertolak ke Makkah untuk mempersiapkan pelaksanaan layanan jemaah berikutnya bersama tim gabungan, seperti Pembimbing Ibadah, Pelindungan Jemaah, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daker Makkah, dan seluruh sektor layanan.
Baca juga : Saudi Sudah Tutup Proses Visa Haji, Kuota Jemaah Reguler Indonesia Tersisa 41
"Kita ingin memastikan pergerakan armada bus jemaah aman. Insya Allah akan aman. Kita hanya berharap, doa dari seluruh jemaah, keluarga, dan masyarakat Indonesia agar pelaksanaan haji tahun ini sukses," ujarnya.
Soal pemantauan kondisi jemaah, Bunyamin mengungkapkan kekagumannya. "Saya melihat jemaah datang benar-benar ingin beribadah. Mereka sangat ikhlas, wajah-wajah mereka memancarkan niat yang tulus untuk menyembah Allah," katanya, dengan haru.
Dia juga menekankan pentingnya peran petugas Kantor Urusan Agama (KUA) dan penyuluh agama di daerah dalam memberikan manasik kepada jemaah. "Mereka datang bukan untuk dipuji, tapi untuk memuji Allah. Ini hasil pembinaan yang luar biasa," katanya.
Baca juga : Kemenag Proses 204.770 Visa Jemaah Haji Reguler, 1.450 Orang Batal Berangkat
Menurut Bunyamin, keikhlasan jemaah untuk mengikuti aturan meski sebagian di antaranya memiliki status sosial atau ekonomi tinggi di Tanah Airnadalah teladan luar biasa. "Mereka datang siap diatur. Kita sebagai pelayan harus meneladani keikhlasan itu dalam melayani mereka," pesan Bunyamin.
Dia juga mengingatkan bahwa para petugas haji memiliki peluang mendapatkan pahala ganda. "Kata Nabi, siapa yang menunjukkan kebaikan, dia mendapat pahala seperti orang yang melakukannya. Maka petugas yang membantu jemaah beribadah, Insya Allah mendapat pahala yang sama," pungkas Bunyamin.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.