RM.id Rakyat Merdeka - PT Fintek Karya Nusantara (LinkAja) bersama layanan LinkAja Syariah menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor Sumatera. LinkAja berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat.
CEO LinkAja Yogi Rizkian Bahar mengatakan LinkAja berkomitmen menghadirkan dampak sosial melalui kolaborasi lintas sektor.
"Melalui kolaborasi bersama BAZNAS dan momentum Ramadan, LinkAja ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh dan sekitarnya serta membantu mempercepat proses pemulihan mereka,” kata Yogi.
Inisiatif ini juga mendapat dukungan dari Dewan Pengawas Syariah LinkAja Zainut Tauhid Sa’adi. Menurutnya, kolaborasi antara teknologi digital dan lembaga pengelola zakat menjadi salah satu cara memperluas manfaat bagi masyarakat. Utamanya dalam memperkuat ekosistem filantropi Islam di Indonesia.
Baca juga : KAI Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah bagi 4.000 Siswa di 30 Sekolah
Ia menambahkan, kehadiran platform seperti LinkAja Syariah dapat mempermudah masyarakat menyalurkan berbagai bentuk donasi secara lebih cepat, transparan, dan tepat sasaran.
“Di bulan Ramadan, semangat kepedulian dan berbagi semakin kuat. Kehadiran platform digital seperti LinkAja Syariah memudahkan masyarakat untuk menyalurkan kebaikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh para mustahik yang membutuhkan,” ungkap Zainut yang terpilih sebagai Wakil Ketua BAZNAS 2026-2031.
Deputi I BAZNAS Bidang Pengumpulan, Arifin Purwakananta turut mengapresiasi kolaborasi LinkAja sebagai bentuk sinergi antara platform fintech dan lembaga pengelola zakat dalam membantu pemulihan masyarakat pascabencana.
“Kami menyambut baik kolaborasi bersama LinkAja dan LinkAja Syariah dalam membantu masyarakat Aceh dan sekitarnya yang terdampak bencana. Dengan jaringan distribusi BAZNAS, bantuan dapat disalurkan secara cepat dan tepat sasaran kepada keluarga yang membutuhkan,” ujar Arifin.
Baca juga : Dubes Kwok Fook Seng Berbagi Kehangatan Ramadan Bareng Anak Yatim
Sekadar informasi, di tengah meningkatnya adopsi pembayaran digital di Indonesia, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) menjadi salah satu pendorong utama aktivitas transaksi di ekosistem LinkAja.
Hingga akhir 2025, jumlah pengguna QRIS LinkAja meningkat sekitar 40 persen secara tahunan (year on year), dengan volume transaksi yang tumbuh sekitar 20 persen.
Pertumbuhan ini sejalan dengan tren nasional yang menunjukkan percepatan adopsi pembayaran digital. Di mana, transaksi digital secara keseluruhan tumbuh 39,21 persen. Sementara transaksi QRIS meningkat hingga 139,99 persen pada periode yang sama.
Saat ini QRIS menjadi salah satu kanal pembayaran utama di ekosistem LinkAja yang digunakan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari. Mulai dari transaksi di merchant UMKM, pembelian bahan bakar minyak, transportasi, hingga belanja di toko offline maupun online.
Baca juga : Kejagung Ajukan Banding atas Vonis Marcella dkk di Kasus Suap CPO
Untuk mendukung kemudahan transaksi tersebut, LinkAja juga menghadirkan berbagai fitur tambahan seperti pembayaran tagihan rutin, aktivitas e-commerce, merchant QRIS offline, serta layanan tarik tunai tanpa kartu di ATM.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.