BREAKING NEWS
 

Penyuluh Sukabumi Inisiasi Demplot PM-AAS Untuk Tingkatkan Produksi Padi

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Kamis, 9 Juli 2026 22:16 WIB
Penyuluh pertanian bersama petani meninjau demplot padi metode PM-AAS di Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Kamis (9/7/2026). Demplot swadaya ini menjadi sarana memperkenalkan teknologi budidaya untuk meningkatkan produktivitas padi.

RM.id  Rakyat Merdeka - Penyuluh pertanian di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, menginisiasi penerapan metode PM-AAS melalui demplot padi yang dilaksanakan secara swadaya. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan teknologi budidaya kepada petani sekaligus mendorong peningkatan produktivitas padi.

Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Surade Rimawan mengatakan, demplot seluas sekitar 2.000 meter persegi tersebut menggunakan varietas padi Pajajaran di lahan milik Kelompok Tani Sukarama, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kamis (9/7/2026).

Menurutnya, sejak awal pelaksanaan banyak petani datang untuk melihat langsung penerapan metode PM-AAS dan mempelajari teknologi budidaya yang diterapkan.

Baca juga : Metode PM AAS Tingkatkan Produksi Padi Di Kabupaten Sukabumi

"Alhamdulillah, antusias petani sangat tinggi. Mereka ingin melihat langsung bagaimana penerapan metode PM-AAS di lapangan sehingga diharapkan dapat diterapkan lebih luas pada musim tanam berikutnya," ujar Rimawan.

Ia menjelaskan seluruh kegiatan, mulai dari penyediaan benih, pengolahan lahan, pemeliharaan tanaman hingga panen dilakukan secara swadaya oleh BPP Surade. Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen penyuluh pertanian dalam mempercepat adopsi inovasi di tingkat petani.

Adsense

Rimawan menilai peluang pengembangan metode PM-AAS di wilayah tersebut masih terbuka lebar. Di Desa Cipeundeuy masih tersedia sekitar dua hektare lahan yang belum ditanami dan berpotensi menjadi lokasi perluasan demplot.

Baca juga : Kemitraan AS-RI Tingkatkan Produksi Susu Peternak 32,5 Persen

Namun demikian, keterbatasan modal masih menjadi tantangan utama dalam mengembangkan penerapan teknologi tersebut.

"Untuk lahan sebenarnya masih cukup luas, sekitar 2 hektare yang masih kosong. Kendala utama saat ini adalah permodalan sehingga perlu dukungan berbagai pihak agar penerapan teknologi ini dapat diperluas," katanya.

Metode PM-AAS merupakan pendekatan budidaya padi yang mengoptimalkan pengelolaan tanaman dan sumber daya secara lebih efisien. Penerapan metode ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, sekaligus meningkatkan pendapatan petani.

Baca juga : Pajak Ringan Tingkatkan Ekonomi UMKM Mandiri

Melalui kegiatan demplot, petani dapat melihat secara langsung manfaat penerapan teknologi sebelum mengadopsinya di lahan masing-masing.

Inisiatif yang dilakukan secara swadaya oleh BPP Surade juga menunjukkan peran aktif penyuluh pertanian sebagai penggerak inovasi di lapangan. Ke depan, dukungan permodalan dan kolaborasi berbagai pihak diharapkan dapat memperluas penerapan metode PM-AAS sehingga semakin banyak petani memperoleh manfaat dari peningkatan produktivitas usaha tani padi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense