BREAKING NEWS
 

BAZNAS dan CIDE Jajaki Kerja Sama Bangun Pusat Komunitas Muslim Sydney

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Rabu, 12 Agustus 2026 18:59 WIB
BAZNAS dan CIDE membahas rencana penggalangan dana untuk pembangunan pusat komunitas Muslim Indonesia di Sydney, Australia.

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Centre for Islamic Dakwah and Education (CIDE) menjajaki kerja sama penggalangan dana untuk pembangunan pusat komunitas Muslim Indonesia di Sydney, Australia.

Penjajakan kerja sama tersebut dibahas dalam audiensi pengurus CIDE dengan BAZNAS di Kantor BAZNAS, Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Pimpinan BAZNAS Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan mengatakan, penggalangan dana untuk pembangunan pusat komunitas tersebut nantinya dapat dilakukan melalui skema co-fundraising yang transparan dan dapat dipantau bersama oleh kedua pihak.

"Kalau kita bisa fundraising-kan, berapapun dana terkumpulkan bisa membantu pembangunan ini," kata Rizaludin saat menerima delegasi CIDE.

Menurut Rizaludin, BAZNAS memiliki pengalaman dalam mengelola mobilisasi dana berbasis program tematik bersama berbagai yayasan kemanusiaan. Pengalaman tersebut dinilai dapat menjadi modal untuk mendukung rencana pembangunan pusat komunitas Muslim Indonesia di Sydney.

Baca juga : UOB Indonesia & Suryacipta Swadaya Jalin Kerja Sama, Dorong Investasi Industri

Kerja sama dengan CIDE juga dinilai berpotensi memperluas penghimpunan dana melalui ekosistem BAZNAS yang memiliki jaringan donatur dari berbagai kalangan.

Selain skema penggalangan dana bersama, Rizaludin membuka peluang pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS di Australia. Namun, pembentukan tersebut tetap harus menyesuaikan regulasi yang berlaku di negara tersebut.

"Penggalangan dana melalui kelembagaan resmi BAZNAS juga akan menjamin legalitas, transparansi, serta jangkauan publikasi yang lebih aman dan terpercaya. Bahkan, bisa saja nanti dibentuk UPZ di Australia," ujarnya.

Adsense

Sembilan Tahun Masih Sewa Tempat

Sementara itu, Pengurus CIDE Sydney Shaifurrokhman Mahfudz mengatakan, audiensi dengan BAZNAS dilakukan untuk berkonsultasi mengenai rencana penggalangan dana pembangunan pusat kegiatan masyarakat Muslim Indonesia di Australia.

Baca juga : BAZNAS Gandeng LinkAja Syariah, Hadirkan Kalkulator Zakat Digital

Menurut Shaifurrokhman, rencana pembangunan tersebut dilatarbelakangi kebutuhan komunitas Muslim Indonesia di Sydney yang selama sembilan tahun terakhir masih harus menyewa tempat untuk menggelar berbagai kegiatan.

Tempat tersebut digunakan untuk kegiatan dakwah, ibadah, serta pembinaan masyarakat Muslim Indonesia di Sydney.

Karena itu, CIDE ingin mewujudkan pusat komunitas permanen yang dapat digunakan secara berkelanjutan oleh masyarakat. Di sisi lain, CIDE juga ingin memastikan mekanisme pengumpulan donasi lintas negara berjalan sesuai regulasi keuangan di Indonesia dan Australia.

"Jadi karena itu sebelum kita melangkah di sana, kita harus sowan dulu ke BAZNAS, meminta pandangan, masukan, dan seterusnya," kata Shaifurrokhman.

Dia berharap penjajakan kerja sama dengan BAZNAS dapat menjadi langkah awal untuk menghadirkan pusat kegiatan permanen bagi masyarakat Muslim Indonesia di Sydney.

Baca juga : IKPI Sebut Golf Open Jadi Ruang Bangun Komunikasi di Ekosistem Perpajakan

Pusat komunitas tersebut diharapkan nantinya dapat menjadi ruang bersama untuk berbagai kegiatan keagamaan, dakwah, ibadah, serta pembinaan masyarakat.

Dalam audiensi tersebut turut hadir Direktur Pengumpulan BAZNAS Faisal Qosim dan Kepala Divisi Pengumpulan Zakat Luar Negeri M. Faris Amiruddin.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense