RM.id Rakyat Merdeka - Gedung Parlemen di Cape Town, Afrika Selatan (Afsel) rusak parah akibat dilalap si jago merah, Minggu (2/1). Rekaman video yang beredar menunjukkan gumpalan asap hitam membumbung dengan api besar, keluar dari atap gedung.
Presiden Afsel Cyril Ramaphosa yang mengunjungi tempat itu, menyebutnya sebagai peristiwa yang mengerikan dan menghancurkan.
"Dalam kasus ini, seorang pria telah ditahan dan diinterogasi oleh pihak berwenang," kata Ramaphosa seperti dikutip BBC, Minggu (2/1).
Baca juga : Ogah Pinjami Uang, Bos Mebel Dibunuh Dan Dirampok Anak Buah
"Sistem sprinkler gedung tidak berfungsi dengan baik, tambahnya.
Kebakaran itu terjadi pada Minggu (2/1) sekitar pukul 06:00 waktu setempat. Atau selang sehari setelah pemakaman kenegaraan Uskup Agung Desmond Tutu di Katedral St George, dekat kantor parlemen.
"Kebakaran ini sangat mengerikan. Jenazah Uskup Agung Tutu mungkin saja ikut hancur," tutur Ramaphosa.
Baca juga : Pemerintah Selalu Jaga Stok Beras Nasional Di Pasaran
Dia pun memuji aksi petugas pemadam kebakaran, yang gercep menangani api dalam enam menit. Ramaphosa bilang, tanpa campur tangan mereka, Kantor Majelis Nasional (Majelis Rendah Parlemen) sudah jadi abu.
Kepada wartawan, Anggota Komite Wali Kota Cape Town untuk Keselamatan dan Keamanan Jean-Pierre Smith mengatakan, atap di atas aula pertemuan lama benar-benar runtuh. Namun, pihaknya belum dapat memastikan seberapa berat kerusakan di ruang lama.
"Situasinya masih belum memungkinkan. Kami harap, tidak rusak parah. Sebab, di ruang itu, kami memiliki banyak artefak sejarah. Kita tak mungkin bisa mengaksesnya, tanpa mendobrak pintu. Tapi, kami tak ingin seperti itu," jelas Jean-Pierre.
Baca juga : Kiai Maruf: MUI Dukung Pemberantasan Teroris, Siapa Pun Pelakunya
Ia menambahkan, alarm Gedung Parlemen baru berbunyi, setelah petugas pemadam kebakaran ada di lokasi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.