Sebelumnya
Pembatasan paling mencolok yang terlihat menghilang adalah masker, yang tidak lagi wajib di transportasi umum, toko-toko dan untuk pengunjung restoran. Pihak berwenang hanya merekomendasikan penggunaan masker di rumah sakit, fasilitas perawatan dan kesehatan, dan panti jompo.
Pembatasan lain yang tidak lagi diperlukan adalah tiket digital yang digunakan untuk memasuki klab malam, kafe, bus, dan untuk duduk di dalam ruangan di restoran.
Baca juga : Jumlah Kasus Harian Di Indonesia Kini 1.054, Tertinggi Dalam 3 Bulan Terakhir
Selain itu, Rumania mulai Selasa (1/2) juga mencabut kewajiban karantina untuk turis, jika mereka sudah divaksinasi lengkap, memiliki bukti pulih dari Covid-19 atau dapat memberikan hasil tes negatif, terlepas dari dari mana mereka berasal.
Sebelumnya, Austria sudah lebih dulu menetapkan pelonggaran untuk sektor perdagangan, budaya dan wisata, sekalipun angka infeksi masih tinggi. Alasannya sama: tingkat keterisian rumah sakit rendah. Karena itu, Pemerintah Austria menyatakan sudah dapat mengendalikan situasi.
Baca juga : Ketua KPK: Padahal, Tinggalnya Nggak Jauh Dari Rumah Saya...
Warga Inggris pun mulai Kamis (27/1) tak lagi diwajibkan memakai masker. Selain itu, persyaratan masuk ke tempat-tempat umum telah dihapus. Pemerintah Inggris juga telah mencabut aturan bekerja dari rumah atau WFH dan panduan untuk memakai masker di ruang kelas.
Inggris mencabut aturan virus Corona usai kasus Omicron diklaim sudah menurun. Pemerintah Inggris mengatakan, program booster berhasil mengurangi gejala berat dan rawat inap pasien Covid-19. [DAY/PYB]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.