BREAKING NEWS
 

Genjot Ekspor Indonesia ke China, Menteri Enggar Bikin Terobosan Kreatif dan Strategis

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Senin, 29 Juli 2019 22:41 WIB
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (batik biru, tengah) bersama Dubes RI untuk China dan Mongolia, Djauhari Oratmangun saat meresmikan Indonesian Trade Promotion (ITPC), Senin 22/7. (Foto: KBRI Beijing)

 Sebelumnya 
Menteri Enggar melihat konsep pasar induk yang terintegrasi dengan baik, sehingga dapat memperpendek mata rantai distribusi produk-produk pertanian dan peternakan, yang menguntungkan petani dan peternak. Selain kunjungan di Beijing, Menteri Enggar juga berkunjung ke Shanghai, untuk bertemu pengusaha Indonesia yang tergabung dalam anggota Indonesia Chamber of Commerce (INACHAM) di Shanghai (20/7).

Adsense

Pertemuan dimaksudkan untuk menerima masukan terkait hambatan perdagangan dengan China. Salah satu isu yang dibahas terkait perlakuan impor yang diterapkan China dan perbedaan tarif beberapa produk dengan negara lain.

“Kami berupaya mendapatkan tarif yang sama dengan yang diterapkan China kepada negara lain, dan persyaratan apa saja yang harus dipenuhi untuk memperoleh hal itu,” ungkap Menteri Enggar.

Baca juga : Sasar Argentina, Ekspor Nanas Indonesia Meningkat

Ia mengapresiasi langkah Duta Besar Djauhari Oratmangun, yang telah memprioritaskan diplomasi ekonomi dan menampung berbagai keluhan yang masuk, serta melakukan lobi yang kemudian diteruskan kepada Menteri Perdagangan untuk dilakukan pembicaraan dengan pihak China.

Di Shanghai, Menteri Perdagangan meresmikan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Shanghai yang merupakan pusat promosi Indonesia yang pertama di Tiongkok, (22/7).

"Peran dan keberadaan ITPC di negeri tirai bambu sangat penting, karena China merupakan pasar ekspor nonmigas terbesar Indonesia. Bukan hanya sebagai lembaga pemerintah, namun juga bertindak sebagai agen promosi bisnis dan produk Indonesia di kawasan China. Maka itu, ITPC Shanghai siap melayani para pelaku usaha di China selama 24 jam," ujar Menteri Perdagangan.

Baca juga : Hari Ini, All Indonesian Final Meriahkan Japan Open 2019

Selain sebagai jendela promosi produk tanah air, peresmian ITPC Shanghai merupakan salah satu langkah meningkatkan neraca perdagangan Indonesia-China.

Diharapkan, ITPC Shanghai mampu melaksanakan tugasnya dengan baik, serta mengawasi kebutuhan apa saja yang diperlukan China, dan bisa disediakan Indonesia.

Menteri Enggar mengatakan, peresmian ITPC Shanghai merupakan langkah awal membuka perwakilan promosi produk Indonesia di China.

Baca juga : Pamer Keunikan Kuliner dan Tarian

“Ke depannya, kami berkeinginan kembali membuka beberapa perwakilan di provinsi-provinsi lain. Minimal di Guangzhou," pungkasnya.

Total perdagangan Indonesia-China periode 2018 tercatat sebesar 72,67 miliar dolar AS, atau naik 23,48 persen dari total perdagangan 2017 yang sebesar 58,84 miliar dolar AS.

Sementara total perdagangan Indonesia-China pada periode Januari—April 2019 telah mencapai 22,4 miliar dolar AS. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense