RM.id Rakyat Merdeka - Grant Wahl, jurnalis Amerika Serikat (AS) yang sempat ditahan di Piala Dunia 2022 Qatar karena mengenakan kaos motif pelangi, dilaporkan meninggal dunia pada Jumat (9/12), saat meliput laga perempatfinal antara Belanda Vs Argentina di Doha.
Info ini disampaikan Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (US Soccer) melalui akun Twitter-nya, Jumat (9/12).
Baca juga : Ini Catatan Rekor Kiper Kroasia Dominik Livakovic, Di Piala Dunia 2022
Istri Wahl, Dr. Celine Gounder yang merupakan ahli epidemiologi, mengungkapkan keterkejutannya atas kabar wafat sang suami.
"Saya sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan kepada suami saya, Grant Wahl. Begitu banyak orang, yang telah menghubungi kami di malam ini. Saya sangat terkejut," tutur Gounder, merespons postingan duka cita US Soccer, Jumat (9/12).
Sebelum menghembuskan napas terakhirnya, Wahl mantan jurnalis Sports Illustrated yang saat ini bekerja untuk Substack, sempat mencuit tentang pertandingan Belanda-Argentina, Jumat (9/12) pagi.
Wahl mengaku sempat ditahan sebentar, ketika mencoba memasuki Stadion Ahmad bin Ali di Al Rayyan untuk menyaksikan laga pembuka AS versus Wales, akhir November lalu.
Baca juga : Permintaan Internet Terus Meningkat, IndiHome Sasar 2 Segmen Pasar Di 2023
Kala itu, dia mengenakan atasan motif pelangi untuk mendukung komunitas lesbian, gay, biseksual, transgender dan queer (LGBTQ).
Sejauh ini, Qatar memang mengharamkan hubungan seks sesama jenis. Wahl baru boleh masuk, setelah melepas kaos pelanginya.
NPR melaporkan, Wahl meninggal saat meliput pertandingan Argentina-Belanda. Dia sempat pingsan di tribun pers, saat pertandingan berakhir.
Paramedis sempat melakukan pernapasan buatan (CPR) di tempat kejadian, sebelum membawa Wahl pergi dengan tandu.
Baca juga : Update Bom Astanaanyar: Pelaku Tewas, 1 Polisi Meninggal, 8 Luka-luka
The Wall Street Journal mengatakan, kemungkinan, Wahl mengalami serangan jantung. Rincian lain seputar kematiannya tidak segera jelas.
Dalam tulisannya pada Senin (5/12), Wahl mengaku telah mengunjungi rumah sakit saat berada di Qatar.
"Saya tidak mengidap Covid. Saya melakukan tes rutin di sini. Namun, saat saya pergi ke klinik medis di Media Center, saya dibilang mengalami bronkitis," katanya di Substack, edisi pekan ini. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.