Sebelumnya
Seperti Filipina, otoritas India juga kini mewajibkan para pelancong dari China untuk menunjukkan hasil negatif tes Covid-19. Menteri Kesehatan India Mansukh Mandaviy mengatakan mereka juga akan dikarantina jika terdeteksi mengalami gejala atau positif Covid-19.
Sementara Inggris akan mempertimbangkan memberlakukan pembatasan Covid-19 untuk kedatangan dari China, termasuk mewajibkan tes untuk virus corona.
Baca juga : Bilal Erdogan Tegaskan Pentingnya Peran Pemuda Dalam Pembangunan
Pejabat Departemen Transportasi, Kantor Dalam Negeri dan Departemen Perawatan Kesehatan dan Sosial (DHSC) Inggris diperkirakan akan memutuskan hari ini, apakah Inggris harus mengikuti AS dan Italia dalam memberlakukan pembatasan Covid bagi pelancong dari China.
Tak ketinggalan, Italia memerintahkan swab antigen Covid-19 dan pengurutan virus (virus sequencing) untuk semua pelancong yang datang dari China. Hal ini disampaikan Menteri Kesehatan Italia, Orazio Schillaci.
Baca juga : Serang Balik Propaganda Kekerasan Dengan Narasi Cinta
Bandara utama Milan, Malpensa, sudah mulai menguji penumpang yang datang dari Beijing dan Shanghai pada 26 Desember lalu. Hasilnya menunjukkan, hampir satu dari dua penumpang terinfeksi.
“Langkah itu penting untuk memastikan pengawasan dan deteksi kemungkinan varian virus untuk melindungi populasi Italia,” kata Schillaci, saat mengumumkan pengujian wajib untuk semua penumpang.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.