BREAKING NEWS
 

Malaysia Terlilit Utang 5 Ribu Triliun, Gaji PNS-nya Batal Naik

Reporter & Editor :
MELLANI EKA MAHAYANA
Kamis, 2 Maret 2023 06:30 WIB
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. (Foto Twitter @AnwarIbrahim)

 Sebelumnya 
Anwar, yang juga menjabat Menteri Keuangan itu menambahkan, bahwa defisit anggaran yang tinggi dapat menghalangi calon investor untuk berinvestasi di negara tersebut.

“Tidak ada yang akan datang dan berinvestasi di negara kita karena mereka tidak akan percaya bahwa kita memiliki kemauan politik yang kuat untuk mengelola negara dengan baik,” jelasnya.

Baca juga : PNS Malaysia Minta Naik Gaji, PM Anwar Pusing 7 Keliling

Anwar juga meminta pegawai negeri untuk bersabar, karena prioritas Pemerintah adalah membantu kelompok masyarakat yang lebih miskin.

“Hidup juga sulit bagi para petani padi, nelayan, dan orang miskin. Mereka juga berjuang untuk memenuhi kebutuhan,” katanya seperti dikutip Bernama.

Baca juga : SIM Keliling Tangerang Kota 27 Februari, Hadir Di Plaza Shinta Cimone

Selain menunda kenaikan gaji PNS, Wakil Menteri Keuangan Malaysia Ahmad Maslan juga mengabarkan bahwa Pemerintah akan membatasi penerima subsidi bahan bakar.

Dikutip Channel News Asia kemarin, Ahmad Maslan me￾ngatakan, penduduk yang masuk kategori T20 atau ‘top 20’, merupakan 20 persen penduduk Malaysia yang memiliki pendapatan tinggi. Mereka tidak akan lagi merasakan subsidi bahan bakar.

Baca juga : Kalau Terjadi Perang Nuklir, Apa Yang Harus Kita Siapkan?

“Penduduk yang memiliki pendapatan terbesar di Malaysia tidak perlu mendapat subsidi. Mereka bisa mengurus diri mereka tanpa bantuan Pemerintah,” tandaa Ahmad. ■ 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense