RM.id Rakyat Merdeka - Kedatangan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi ke Rusia membuat Amerika Serikat (AS) dan sekutunya ketar-ketir. Kunjungan Modi untuk memperdalam hubungan dengan Moskow. Modi khawatir, sanksi Barat akan membuat Rusia lebih dekat dengan China.
Modi tiba di Moskow, Senin (8/7/2024). Putin mengajak Pemimpin India itu bertemu di rumah pribadinya yang berada di Novo-Ogaryovo, Distrik Odintsovsky. Distrik ini berada di luar Moskow, tepatnya di barat Moskow.
Putin menyambut Modi dengan pelukan. Dia juga mengajak Modi berkeliling kediamannya. Bahkan, Putin menyebut Modi sebagai sahabat karib. Dia sangat senang bertemu dengan Modi.
“Pembicaraan resmi kami akan dilakukan besok. Hari ini di tempat yang nyaman dan hangat, kami mungkin dapat membahas isu yang sama, tetapi tidak resmi,” kata Putin, dilansir TASS.
Baca juga : KPK Bongkar Pungli Wisatawan Dan Hotel
Putin juga menawarkan teh, buah beri dan permen kepada Modi di rumahnya. Bahkan, Putin mengajaknya berkeliling di halaman dengan kereta bermotor.
Putin dan Modi juga mengunjungi kandang kuda di kediaman tersebut. Kedua pemimpin menonton pertunjukan yang ditampilkan kuda-kuda penari.
Modi berada di Moskow selama dua hari. Tujuannya menyeimbangkan hubungan lama India dengan Rusia, sembari menjalin hubungan keamanan yang lebih erat dengan Barat.
“Kesempatan yang luar biasa untuk memperdalam hubungan,” tulis Modi di platform media sosial X.
Baca juga : Buktikan Bukan Titipan Kang Emil
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan, negara-negara Barat cemburu, Modi memilih Rusia untuk kunjungan bilateral pertamanya setelah menang Pemilu India yang berlangsung 19 April-1 Juni 2024.
Perjalanan ini juga yang pertama bagi Modi sejak invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022. Rusia juga telah berusaha menggalang dukungan negara-negara seperti India untuk menantang hegemoni AS.
Sementara, India telah menghindari memihak dalam perang Ukraina dalam upaya untuk melindungi hubungan yang telah terjalin selama beberapa dekade dengan Rusia. Apalagi, Negeri Beruang Putih itu merupakan pemasok utama senjata India dan sejak konflik dengan Ukraina dimulai, menjadi sumber minyak murah.
Hubungan ini menjadi sangat penting bagi New Delhi karena sanksi-sanksi Barat yang dirancang untuk mengisolasi Rusia telah mendorong Moskow lebih dekat dengan China.
Baca juga : Jokowi Maunya Birokrasi Lincah, Cepat & Taktis
Beijing telah berkontribusi bagi Moskow di bidang ekonomi, meningkatkan perdagangan bilateral yang mencapai rekor dan menjadi pemasok penting produk-produk yang dibuat Barat.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.