RM.id Rakyat Merdeka - Kawanan pencuri di Rusia ini terbilang nekat. Mereka mencuri jembatan kereta api baja raksasa yang beratnya sekitar 60 ton.
Harga Besi baja itu diduga sekitar 15.000 dolar AS atau sekitar Rp 243 juta. Sebelum digondol orang, jembatan raksasa itu berdiri di Wilayah Ryazan, sekitar 200 km tenggara Moskow. Pencurian di luar nalar ini, dilaporkan aktivis lokal Svetlana Konovalova, Rabu (24/7/3024).
Dia mengatakan, jembatan di Distrik Skopinsky itu telah diprivatisasi perusahaan kereta api lokal. Ada dokumen kepemilikan juga yang mendasari kebijakan tersebut. Namun, sekelompok orang dilaporkan menemukan dokumen yang menyatakan bahwa struktur itu bukan milik siapa pun dan membongkarnya.
Baca juga : Prakiraan Cuaca Bekasi Hari Ini Jumat (2/8) Siang Cerah, Lalu Hujan
Pemilik jembatan yang sebenarnya telah meminta polisi untuk menyelidiki masalah tersebut. Dia mencatat bahwa pencuri dan pemilik sah jembatan saling kenal dan sebelumnya gagal membuat kesepakatan penjualan.
Dalam sebuah pernyataan, kepolisian setempat mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima pengaduan tentang hilangnya struktur logam dari jembatan kereta api yang tidak berfungsi itu. Mereka menambahkan bahwa polisi telah membuka penyelidikan kriminal.
Konovalova menggambarkan jembatan yang hilang itu sebagai “konstruksi raksasa era Soviet”. Dia kaget karena tidak ada yang memperhatikan operasi pembongkaran, yang tentunya memakan waktu beberapa hari.
Baca juga : Keamanan Siber Indodax Masuk Peringkat Ke-13 Dunia
Dia mendesak lembaga penegak hukum untuk membawa para pelaku ke pengadilan dan membuat mereka membangun kembali jembatan tersebut.
Polisi mengatakan kepada TASS, yang dilansir Minggu (28/7/2024), jembatan yang tidak aktif itu digunakan penduduk setempat sebagai jalan pintas ke permukiman terdekat lainnya. LDU
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Sabtu, 3 Agustus 2024 dengan judul "Kawanan Pencuri Gondol Jembatan Kereta 60 Ton"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.