Dark/Light Mode

Makan Bergizi Gratis, Amran Berharap Tidak Impor

Sabtu, 20 Juli 2024 08:10 WIB
Menteri Perta­nian, Amran Sulai­man.  (Foto: Dok. Kementan)
Menteri Perta­nian, Amran Sulai­man. (Foto: Dok. Kementan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perta­nian, Amran Sulai­man menyatakan, program makan bergizi gratis yang menjadi program an­dalan Presiden terpilih Prabowo Subianto bisa dipenuhi oleh produksi pangan dalam negeri. Karena itu, Amran berharap, pemerintah tidak impor pangan untuk jalankan program tersebut.

Hal tersebut disampaikan Amran saat menyambut Wakil Menteri Per­tanian (Wamentan) yang baru dilan­tik, Sudaryono, di Kantor Kemen­tan, Jumat (19/7/2024). Sudaryono yang juga asisten pribadi Prabowo itu dilantik menjadi Wamentan menggantikan Harvick Hasnul Qolbi.

Usai acara pisah sambut, Amran mengatakan, kehadiran Sudaryono diharapakan dapat menyukseskan program makan bergizi gratis. Salah satunya adalah memasok pangan dalam negeri seperti sayur ikan dan telur.

"Pangan bergizi itu komponen­nya sayur, kita tidak impor. Telur, kita swasembada. Daging ayam, kita swasembada, ikan kita melim­pah," kata Amran.

Amran mengakui beras memang masih impor. Namun, ia berharap dalam beberapa waktu ke depan, produksi beras bisa swasembada sehingga tak perlu lagi impor.

Baca juga : Kata Basuki, Presiden ke IKN 4-8 Agustus

"Jadi, semua komponen untuk pangan bergizi (makan bergizi gra­tis) insya Allah bisa kita penuhi deng­an baik, termasuk susu," imbuhnya.

Menurut Amran, Kementan telah melakukan persiapan untuk program makan bergizi gratis. Ia menegaskan, akan mengawal persiapan program itu bersama Sudaryono.

Sudaryono mengatakan, hasil panen dari program food estate akan digunakan untuk suplai makan ber­gizi gratis. Sementara, hasil produksi nasional akan digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk dijual di pasar dan dibeli oleh masyarakat.

Sudaryono menekankan, program food estate akan terus berlanjut, termasuk program-program sektor pertanian yang telah dijalankan oleh Presiden Jokowi. Menurut dia, sek­tor pertanian sangat penting dalam menjamin kedaulatan dan ketahanan pangan bangsa.

"Selain food estate, kami juga akan melanjutkan program intensifikasi dan pipanisasi untuk mencapai target kedaulatan pangan," ujarnya.

Baca juga : Room Tour Petugas Damkar Depok Viral

Program makan bergizi gratis yang digagas Prabowo mendapat sambutan hangat dari warganet. Banyak yang optimis program ini tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari sisi kesehatan, tetapi juga memberikan dampak positif pada perekonomian desa.

Akun Twitter @ndosback ber­harap, program tersebut membawa manfaat bagi perekonomian pedesaan dengan melibatkan petani dan peter­nak lokal. "Semoga makan bergizi gratis dapat menggerakkan ekonomi desa," kicaunya.

Sementara itu, @makmur09 me­nyoroti keterlibatan peternak lokal dalam program ini. Tak cuma itu, ia berharap program tersebut meng­gerakkan ekonomi rakyat melalui kebutuhan mereka terhadap berbagai komoditas dalam sektor pertanian dan peternakan, seperti beras, daging, sayur, hingga telur.

"Semoga program makan bergizi gratis melibatkan peternak lokal," tulisnya.

Komentar serupa juga datang dari @kangforward yang menekankan program ini tidak akan berdiri sendiri, melainkan melibatkan berbagai kom­ponen pangan yang diproduksi oleh masyarakat pedesaan.

Baca juga : Target Deviden BUMN 2024 Diyakini Tercapai

"Program ini luar biasa. Semua komponen makan bergizi itu ada ikan, beras, sayur, ada daging, ada ayam, telur. Ini nanti ekonomi rakyat bergerak karena itu dihasilkan di desa itu," pungkasnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 20 Juli 2024 dengan judul Makan Bergizi Gratis, Amran Berharap Tidak Impor

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.