RM.id Rakyat Merdeka - Kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik Donald Trump diingatkan untuk bersiap menghadapi penyusutan hasil polling di hari-hari mendatang.
Sementara rivalnya, Kamala Harris diprediksi mengalami lonjakan suara setelah Konvensi Nasional Demokrat.
“Harris akan mengalami lonjakan kecil suara dalam jajak pendapat publik. Dia bisa unggul 2-3 poin. Itu adalah fenomena yang lazim terjadi di sebagian besar konvensi partai,” demikian memo yang dikirim pollsters Trump, Tony Fabrizio dan Travis Tunis yang dikirim kepada tim kampanye Trump pada Sabtu (24/8/2024) seperti dilansir CNN International.
Baca juga : Kamala Harris Pidato, Duit Rp 110,93 Miliar Terkumpul Dalam 1 Jam
Juli 2024, Fabrizio memperkirakan, Harris akan memasuki masa bulan madu (honeymoon) setelah dia mengisi panggung Demokrat, yang ditinggalkan Joe Biden.
Sebelum memutuskan mundur dari Pilpres AS, perolehan suara Biden dalam jajak pendapat CNN International mencapai 45 persen. Di belakang Trump, yang mencetak angka 49 persen.
Jelang konvensi, Harris berjaya dengan angka 50 persen. Mengungguli Trump yang hanya 48 persen.
Baca juga : Dikatain Gila, Harris Balas Serang Trump Pengecut
Fabrizio kini sibuk mengantisipasi masa bulan madu untuk Harris yang belum juga kelar. Dia menyalahkan liputan media yang dinilainya menguntungkan sang wakil presiden.
Memo tersebut memperingatkan kini Trump, agar tidak terlalu banyak membaca jajak pendapat nasional, yang mungkin menunjukkan kemajuan Harris.
"Sementara media ramai memberitakan hasil jajak pendapat nasional, kita perlu mengawasi bola. Jangan sampai, target suara di negara bagian target kita meleset," papar Fabrizio.
Baca juga : Kamala Harris Sukses Ungguli Donald Trump Di Negara Bagian Sun Belt
"Tujuan kami adalah mencapai 270 (suara Electoral College) dan memenangkan suara di negara bagian," imbuhnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.