BREAKING NEWS
 

Walz Vs Vance Saling Lempar Kritik

Debat Cawapres AS Lebih Tenang Dan Adem

Reporter & Editor :
MELLANI EKA MAHAYANA
Kamis, 3 Oktober 2024 06:48 WIB
Calon Wakil Presiden (Cawapres) dari Partai Republik JD Vance (kiri) dan Cawapres dari Partai Demokrat Tim Walz saat debat Cawapres yang diselenggarakan CBS News, 1 Oktober 2024, di New York, Amerika Serikat. Foto: AP/MATT ROURKE

RM.id  Rakyat Merdeka - Debat Calon Wakil Presiden (Cawapres) Partai Demokrat Tim Walz dan Partai Republik JD Vance, Selasa (1/10/2024), berlangsung tenang dan adem, tanpa kemarahan.

Meski Walz dan Vance, yang selama ini saling serang saat kam­panye, pada malam itu keduanya tidak melempar retorika kasar dan serangan pribadi. Keduanya saling mengkritik pasangan Calon Presiden (Capres) Kamala Harris dan Donald Trump.

Dilansir Channel News Asia, debat dimulai dengan pembahasan krisis yang terus berkembang di Timur Tengah. Khususnya soal Israel yang melanjutkan serangannya di Lebanon selatan, serta Iran yang melancarkan serangan rudal balasan terhadap Israel.

Walz menyatakan bahwa Trump terlalu labil dan simpatik terhadap para penguasa otoriter untuk menangani konflik yang semakin memburuk tersebut. Sebaliknya, Vance menyatakan bahwa Trump telah membuat dunia lebih aman selama masa jabatannya.

Baca juga : Liga Europa: FC Porto Vs M. United, Setan Merah Incar Penglaris

Terkait soal dukungan serangan preemptive Israel terhadap Iran, Vance menjawab akan menyerahkan keputusan tersebut kepada Israel. Sedangkan Walz tidak memberikan jawaban langsung atas pertanyaan itu.

Adu argumen yang paling menegangkan terjadi menjelang akhir debat. Ketika itu, Vance pernah mengatakan bahwa dia tidak akan mendukung sertifi­kasi hasil Pemilu 2020 tampak menghindari pertanyaan apakah dia akan menantang hasil Pemilu kali ini jika Trump kalah.

Walz menanggapi dengan menyalahkan klaim palsu Trump tentang penipuan pemilih yang memicu kerusuhan 6 Januari 2021 di Gedung Capitol AS. Upaya itu gagal mencegah serti­fikasi kemenangan Joe Biden.

Adsense

“Dia masih mengatakan dia tidak kalah dalam Pemilu,” kata Walz, sebelum bertanya lang­sung kepada Vance, “Apakah dia kalah dalam Pemilu 2020?”

Baca juga : Sabalenka Pulangkan Keys

Meski debat ini kesempatan terakhir jelang Pemilu 5 No­vember mendatang, Walz dan Vance berusaha mempertahankan nada yang lebih tenang dan sopan. Mereka saling berterima kasih meski tetap menyerang pasangan lawan masing-masing.

Vance mengkritik Harris kare­na dianggap tidak melakukan cukup banyak penanganan in­flasi, imigrasi, dan ekonomi se­lama menjabat Wakil Presiden di bawah Pemerintahan Joe Biden.

“Jika Kamala Harris memiliki rencana yang bagus untuk mengatasi masalah kelas menengah, maka dia harus melakukan­nya sekarang dalam pekerjaan yang diberikan rakyat Amerika kepadanya tiga setengah tahun yang lalu,” kata Vance.

Sementara, Walz menggam­barkan Trump sebagai pemimpin yang lebih memprioritaskan kaum miliarder. Walz juga me­nyerang Trump atas kegagalan­nya menyelesaikan isu imigrasi, meski Trump telah menjanjikan penyelesaian yang mudah se­lama kampanye presidennya.

Baca juga : KPK Sita 43 Bidang Tanah Di Kota Ternate Dan Tidore

Selama debat berlangsung, Trump terus memposting komen­tar di situs Truth Social miliknya. Dia menyebut Walz menyedihkan dan ber-IQ rendah.

Para analis politik umum­nya menyatakan bahwa debat Cawapres tidak signifikan mengubah hasil pemilihan. Na­mun, dalam Pemilu yang sangat ketat seperti saat ini, pergeseran kecil dalam opini publik dapat menentukan. MEL

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Kamis, 3 Oktober 2024 dengan judul "Walz Vs Vance Saling Lempar Kritik, Debat Cawapres AS Lebih Tenang Dan Adem"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense