BREAKING NEWS
 

Dubes Uni Eropa Untuk Indonesia Denis Chaibi Resmikan European Union Center Di Unair

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Senin, 25 November 2024 07:30 WIB
Dubes Uni Eropa untuk Indonesia Denis Chaibi (kiri) dan Rektor Unair Mohammad Nasih menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) pada acara peluncuran EU Centre di ASEEC Tower, Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (21/11/2024).(Foto: Dok. Uni Eropa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kabar baik datang dari Duta Besar (Dubes) Uni Eropa untuk Indonesia Denis Chaibi. Dia meresmikan European Union (EU) Centre di Universitas Air­langga (Unair), Surabaya, Jawa Timur, Kamis (21/11/2024).

Langkah ini adalah inisiatif ber­sama antara delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan Unair.

EU Center berlokasi di Lantai 12 Airlangga Sharia & Entrepre­neurship Education Center (AS­EEC) Tower, Kampus B, Unair. EU Centre dirancang sebagai pusat pembinaan kolaborasi akademik dan memperdalam pemahaman tentang lembaga, kebijakan dan nilai-nilai EU.

“Bangga bisa meresmikan EU Center pertama di Indonesia. Fasilitas ini menyediakan ber­bagai sumber daya bagi maha­siswa, akademisi dan masyarakat luas berkenaan dengan urusan Uni Eropa,” terang Dubes Chaibi.

Baca juga : Diaspora Indonesia di Amerika Berbagi Tips dan Trik Sukses di Luar Negeri

Menurut Dubes Chaibi, Indo­nesia dan Uni Eropa memiliki ambisi yang sama untuk mem­promosikan perdamaian aktif, pembangunan berkelanjutan serta merayakan keberagaman budaya masing-masing.

“Untuk mewujudkan ambisi ini, Universitas Airlangga dan Delegasi Uni Eropa di Indonesia membuka Pusat Uni Eropa, sebagai tempat untuk bertukar ide dan pengala­man,” beber Dubes Chaibi.

Adsense

Bukan hanya itu, lanjutnya, fasilitas ini juga memiliki akses ke publikasi, materi informasi dan peluang pertukaran aka­demik hingga budaya.

Pada kesempatan itu, Rektor Unair Mohammad Nasih me­nyatakan, kampusnya bangga menjadi tuan rumah Pusat Uni Eropa pertama di Indonesia. Dia mengatakan, inisiatif ini sejalan dengan visi Unair meningkat­kan keterlibatan mahasiswa di tingkat global.

Baca juga : Dubes Amerika Serikat Untuk Indonesia Kamala Shirin Lakhdir Ikuti Kunjungan Prabowo Ke Washington DC

EU Center diharapkan menjadi fasilitas unik untuk memperluas pengetahuan mahasiswa tentang urusan Eropa dan membuka pin­tu bagi peluang akademis baru.

Nasih mengatakan, Unair telah menjalin 57 kemitraan dengan 45 institusi di 20 negara anggota UE.

“Melalui EU Centre, kami berharap dapat memperkuat kolaborasi dengan Uni Eropa dan negara-negara anggotanya, serta meningkatkan kemitraan dengan universitas-universitas di Eropa,” tandasnya.

Dalam rangka peresmian tersebut, para pakar terkait turut menyampaikan seminar infor­masi tentang peluang penelitian bersama Euraxess dan program beasiswa Erasmus+.

Baca juga : Dubes Belanda Untuk Indonesia Marc Gerritsen Ikut Bersihkan Sampah Di Jakarta

Selain itu, pembukaan EU Centre juga dimeriahkan dengan pertunjukan budaya yang menonjolkan kekayaan tradisi Indonesia dan Eropa.

EU Centre di Unair ke depan­nya akan menyelenggarakan berbagai acara secara berkala. Seperti ceramah, diskusi, semi­nar, lokakarya, kompetisi, hing­ga festival budaya. Semuanya bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang UE dan memperkuat hubungan dengan Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense