BREAKING NEWS
 

Tekankan Solidaritas Terhadap Krisis Kemanusiaan

UEA Apresiasi Bantuan Indonesia Di Jalur Gaza

Reporter & Editor :
MELLANI EKA MAHAYANA
Sabtu, 30 November 2024 07:00 WIB
Duta Besar Uni Emirat Arab Abdulla Salem AlDhaheri (kanan) didampingi Wakil Dubes Shaima Salem Alhebsi, dalam jumpa media di Jakarta, Kamis (28/11/2024) malam. Foto: MUHAMMAD RUSMADI/RAKYAT MERDEKA/RM.ID

RM.id  Rakyat Merdeka - Kolaborasi antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Indonesia merupakan bukti nyata solidaritas dunia Islam. Tak hanya terhadap krisis kemanusiaan yang tengah terjadi di Jalur Gaza, tapi juga meliputi dunia pendidikan, kesehatan hingga energi.

Hal itu disampaikan Duta Besar (Dubes) Uni Emirat Arab untuk Indonesia dan Abdulla Salem AlDhaheri, Kamis (28/11/2024), saat temu media di Jakarta.

“Saya mengapresiasi keterlibatan Indonesia dalam misi kemanusiaan di Gaza, Palestina,” kata AlDhaheri.

Menurutnya, sebagai bagian dari kebijakan luar negeri, UEA juga menekankan pentingnya perdamaian, kerja sama dan saling menghormati antarnegara.

Baca juga : Rusun Pasar Rumput Diincar Warga Jakarta

AlDhaheri juga menyinggung strategi bantuan luar negeri UEA yang memprioritaskan bantuan langsung kepada populasi yang terdampak, sambil bekerja sama dengan mitra internasional dan organisasi-organisasi untuk memastikan penyaluran bantuan yang efektif dan transparan.

Dalam catatannya, UEA telah memberikan lebih dari 45.882 ton bantuan mendesak ke Jalur Gaza. Termasuk makanan, pasokan medis dan barang-barang bantuan.

Selain itu, operasi kemanusiaan komprehensif ‘Kesatria Gagah 3’ dari UEA terus memberikan dukungan kemanusiaan dan bantuan kepada Jalur Gaza melalui darat, laut dan udara.

UEA juga telah menampung 977 pasien dan 1.150 anggota keluarga dari Gaza untuk menerima perawatan medis di rumah sakit di UEA, sesuai dengan arahan Presiden UEA.

Baca juga : Kejar Tiga Poin Di Derby London

“Uni Emirat Arab adalah salah satu kontributor terbesar dunia dalam bantuan luar negeri, dengan fokus pada penyediaan pembangunan berkelanjutan jangka panjang, terutama di wilayah konflik dan daerah yang terdampak bencana alam,” papar Dubes Aldhaheri.

Pada kesempatan itu, Dubes Aldhaheri menyinggung pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden UEA Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), di Qasr Al Watn, Abu Dhabi, Sabtu (23/11/2024). Saat itu, Prabowo mengucapkan terima kasih kepada Presiden MBZ atas kerja sama terkait rumah sakit (RS) lapangan di Rafah dan Gaza, Palestina.

“Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Uni Emirat Arab sebagai momen istimewa dan bersejarah yang membahas banyak kerja sama strategis,” tuturnya.

Dia juga menyoroti sejumlah Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) kerja sama yang dicapai kedua negara pada kunjungan Prabowo Subianto ke negara itu pada 23 November 2024.

Baca juga : Positif Konsumsi TMZ, Swiatek Diganjar Hukuman

Selama kunjungan, Indonesia-UEA menandatangani tujuh MoU dan tiga nota kesepahaman bisnis. Yakni kerja sama di bidang kesehatan, pariwisata, budaya, industri dan teknologi canggih, energi dan sumber daya mineral, pertambangan serta pembangunan.

Adsense

Di bidang kesehatan, AlDhaheri mengatakan, sebagai tindak lanjut kerja sama tersebut, dia bertemu dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk membahas rencana peresmian Rumah Sakit Jantung Indonesia-Emirates (Emirates Indonesian Cardiology Hospital) di Solo, yang akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan (sekitar Januari atau Februari 2025).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense