RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengaku mendapatkan spirit baru, saat menghadiri acara Conference on Indonesia Foreign Policy (CIFP), yang digelar Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) besutan Dino Patti Djalal di The Kasablanka Hall, Jakarta, Sabtu (30/11/2024).
“Sejujurnya, saya merasa sedikit nervous. Saya tidak mau berpura-pura tahu banyak soal hubungan internasional, melebihi apa yang telah diketahui dan dikerjakan oleh para tokoh di forum ini. Banyak diplomat senior di sini. Banyak tokoh hebat di sini. Sementara saya, kurang lebih baru satu bulan menjabat Menteri Luar Negeri," kata Sugiono saat menjadi keynote speaker dalam acara CIFP bertema Can Middle Powers Calm the Storm and Fix the World.
"Melihat Anda semua di forum ini, saya merasa mendapat suntikan semangat bahwa saya tidak sendirian di panggung hubungan internasional. Saya akan banyak mendapat support dari para senior saya di sini, juga Anda semua," imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sugiono juga menyampaikan apresiasinya kepada Dino yang sukses menghadirkan ribuan orang dalam konferensi kebijakan luar negeri terbesar di dunia.
Selain dihadiri perwakilan pemerintah, korps diplomatik, diaspora, dan korporasi, forum ini juga diikuti para jurnalis, akademisi, dan mahasiswa di seluruh Indonesia yang concern terhadap isu luar negeri.
Baca juga : Serukan Upaya Perdamaian Dan Kirim Bantuan Ke Gaza, Sikap Prabowo Dipuji
"Saya melihat ada spirit, idealisme, dan harapan dari semua yang hadir di ruangan ini. Tentang bagaimana Indonesia bisa berkontribusi lebih di panggung hubungan internasional. Serta menjadi pemain global untuk menjaga perdamaian," papar Sugiono.
Dia pun bercerita tentang kehadirannya di sejumlah konferensi dalam kunjungan luar negeri bersama Presiden. Antara lain KTT APEC dan G20.
Bisa dibilang, Sugiono adalah Menteri Luar Negeri yang terhitung muda dalam forum tersebut. Dan di forum CIFP ini, optimisme Sugiono terhadap potensi anak muda di panggung hubungan internasional dan diplomasi Indonesia membuncah.
Dia percaya, ada anak muda di forum CIFP yang kelak akan menggantikan posisinya sebagai Menteri Luar Negeri. "CIFP adalah extraordinary conference," sebut menteri kelahiran 11 Februari 1979 ini.
Baca juga : Menteri Basuki Terkejut Dinobatkan Jadi Duta Kehormatan Dewan Air Asia
Melihat acara CIFP yang dihadiri ribuan orang dan mengetahui FPCI memiliki banyak pengikut, Sugiono pun melempar guyonan ke Dino.
"My next question to you, apakah Anda tidak ingin membikin partai politik? Saya melihat, FPCI bisa menjadi pesaing berat bagi partai politik di Indonesia sekarang ini. Dengan power dan idealisme yang saya lihat sekarang ini, saya kira Anda bisa mewujudkannya untuk Indonesia," tutur Sugiono.
Baca juga : Penyaluran Bansos Tepat Sasaran, Kinerja Pos Indonesia Dipuji
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.