Sebelumnya
Pengajuan pengunduran diri para pejabat senior tersebut juga sudah disetujui dalam rapat kabinet yang dipimpin Kepala Staf Chung Jin Suk.
“Kepala staf dan sekretaris senior secara kolektif telah mengajukan pengunduran diri mereka,” bunyi keterangan resmi kantor Presiden Korsel dilansir The Korea Herald.
Kantor berita lokal YTN juga memberitakan, Konfederasi Serikat Buruh Korea telah mengumumkan pemogokan umum tanpa batas waktu hingga Yoon mengundurkan diri.
Baca juga : Jaksa Gugat Hasil Perhitungan Hakim
Meski ada pergolakan di pemerintahan, kondisi masyarakat berjalan seperti biasa. Tak dipungkiri, masyarakat sempat kaget dengan langkah Yoon.
Dilansir Reuters, warga pergi ke kantor, berbisnis dan sekolah seperti biasa. Hampir tidak ada tanda-tanda yang terlihat di Ibu Kota Korea Selatan, Seoul, telah terjadi enam jam darurat militer.
Kota berpenduduk 9 juta orang ini memulai hari seperti biasa dengan jam-jam sibuk pagi hari di kereta api dan di jalan-jalan.
Baca juga : Paula Verhoeven, Rindu Ketemu Anak
Warga Seoul, Gang He-Soo (50) mengatakan, dia terbangun dari tidurnya dan secara tidak sengaja melihat berita tersebut.
“Awalnya, saya takut dan sangat bingung. Saya terus berpikir, apa yang sedang terjadi? Apakah ini sesuatu yang benar-benar bisa terjadi di era ini? Saya tidak bisa tidur sampai darurat militer dicabut karena saya sangat ketakutan,” kata Gang, sambil berjalan di distrik komersial dan turis utama Seoul, Gwanghwamun.
Kim Byeong-In (39), warga Seoul, juga khawatir dengan dampak perekonomian.
Baca juga : Menko Polkam: Teroris Bisa Kecoh Aparat Pakai AI
“Ini pengalaman yang hanya pernah saya lihat di film. Saya menyadari betapa seriusnya kejadian ini dari yang saya bayangkan,” katanya. DAY
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Kamis, 5 Desember 2024 dengan judul "Korsel Berlakukan Darurat Militer Selama 6 Jam, Presiden Yoon Suk Yeol Terancam Dimakzulkan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.