BREAKING NEWS
 

Mantan Menteri Pertahanan Korsel Nyaris Bunuh Diri Di Pusat Detensi

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 11 Desember 2024 13:42 WIB
Eks Menhan Korsel Kim Yong-hyun bersama Presiden Korsel Yoon Suk Yeol. (Foto: Yonhap)

RM.id  Rakyat Merdeka - Mantan Menteri Pertahanan Korea Selatan (Korsel) Kim Yong-hyun dilaporkan berusaha bunuh diri, saat ditahan atas tuduhan pemberontakan. Namun sekarang ini, kondisinya stabil.

Kim ditemukan saat sedang mencoba gantung diri dengan tali yang terbuat dari pakaian dalam, di dalam kamar mandi di Pusat Detensi Seoul Dongbu, Seoul timur, Selasa (10/12/2024) pukul 23.52 waktu setempat. Sesaat sebelum pengadilan mengeluarkan surat perintah penangkapan atas dirinya.

Kim kemudian dibawa untuk diinterogasi lebih lanjut oleh jaksa di Pusat Detensi.

Baca juga : 67 Tahun Energi Pertamina untuk Masyarakat Indonesia

“Menurut laporan tim medis, kondisi Kim saat ini stabil tanpa kelainan. Kim ditahan dalam kondisi normal,” kata Kementerian Kehakiman Korsel, seperti dilansir Yonhap, Rabu (11/12/2024).

Kim ditahan secara resmi pada Rabu (11/12/2024) dini hari, atas tuduhan membantu Presiden Yoon Suk Yeol melancarkan pemberontakan melalui penerapan darurat militer yang berlangsung singkat pada pekan lalu.

Adsense

Jaksa menduga, Kim yang saat itu menjabat Menteri Pertahanan, mengusulkan deklarasi darurat militer kepada Yoon. Serta memerintahkan pengerahan pasukan ke Kompleks Majelis Nasional dan markas besar Komisi Pemilihan Umum Nasional.

Baca juga : Warga Binaan Diajak Jadi Brigade Pangan

Menurut hukum Korsel, mereka yang berpartisipasi merencanakan pemberontakan dapat dihukum mati, penjara seumur hidup, atau hukuman penjara minimal lima tahun.

Dalam rapat komite legislasi parlemen, Komisaris Jenderal Lembaga Pemasyarakatan Korsel Shin Yong-hae mengatakan, Kim ditahan di sel perlindungan setelah percobaan pembunuhan terhadap dirinya sendiri.

Perwakilan Jung Chung-rai dari Partai Demokrat - oposisi utama yang memimpin komite tersebut - berpendapat, Kim mengambil tindakan ekstrem setelah merasa dirugikan. Karena jaksa penuntut menargetkannya dalam kasus dugaan pemberontakan. Bukannya Yoon.

Baca juga : Partai Oposisi Gulirkan Mosi Impeachment Presiden Yoon

Namun, Menteri Kehakiman Park Sung-jae menepis anggapan tersebut.

"Saya rasa tidak," katanya dalam pertemuan tersebut.

“Saya tidak punya dasar untuk ini, tetapi seseorang yang mencoba bunuh diri kemungkinan memiliki berbagai alasan. Tidak ada cara bagi saya untuk mengetahuinya,” imbuhnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense