BREAKING NEWS
 

Pasca Yoon Suk Yeol Ditetapkan Tersangka Dan Dicekal

Kantor Presiden Digeledah, Eks Menhan Mau Bunuh Diri

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Kamis, 12 Desember 2024 06:30 WIB
Para pengunjuk rasa menyerukan pemakzulan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol, di Seoul, Korea Selatan, 10 Desember 2024. Foto: REUTERS/KIM HONG-JI

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk Yeol ditetapkan sebagai tersangka. Polisi menggerebek Kantor Kepresidenan, Rabu (11/12/2024). Sementara, mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Korsel Kim Yong Hyun mencoba bunuh diri saat ditahan.

Upaya Presiden Yoon yang memberlakukan darurat militer, meski hanya beberapa jam, mem­buat kondisi politik di Negeri Ginseng gonjang-ganjing.

Yoon mengumumkan darurat mi­liter pada 3 Desember 2024 melalui siaran televisi sekitar pukul 23.00 waktu Korsel (21.00 WIB) dan mencabutnya sekitar pukul 04.30 waktu setempat atau 02.30 WIB.

Baca juga : Ditantang Ibu Ngopi Bareng

Atas perbuatannya itu, Yoon ditetapkan sebagai tersangka pemberontakan. Kasusnya ini ditangani Tim Investigasi Khu­sus, yakni kolaborasi tiga lemba­ga penegak hukum, kepolisian, kejaksaan dan Kantor Inves­tigasi Korupsi untuk Pejabat Tinggi (CIO) Korsel. Yoon juga dilarang bepergian ke luar negeri demi kelancaran penyelidikan.

Selain Yoon, beberapa pejabat juga dicekal untuk penyelidikan atas dakwaan yang sama. Antara lain mantan Menteri Pertahanan Kim Yong Hyun, mantan Men­teri Dalam Negeri Lee Sang Min, mantan Komandan Komando Kontra intelijen pertahanan Yeo In-hyung dan Kepala Staf Ang­katan Darat jenderal Park An-su.

Dilansir media Prancis, France24, polisi mengatakan, Tim Investigasi Khusus telah melakukan penggerebekan di Kantor Kepresidenan, beberapa lembaga kepolisian dan Badan Keamanan Nasional.

Baca juga : Menteri PU Undang Presiden ke IKN Desember

Namun, mereka tidak dapat memasuki gedung utama karena pembatasan akses yang diber­lakukan pasukan pengamanan presiden (paspampres). Meski demikian, mereka mendapatkan akses ke kantor layanan sipil.

Menurut kantor berita Yonhap, Yoon tidak berada di kantor kepresidenan saat penggere­bekan terjadi. Sebanyak 18 penyidik yang diterjunkan mencari catatan rapat kabinet pada malam darurat militer.

Terpisah, pejabat penjara mengatakan, mantan Menhan Kim Yong Hyun mencoba bunuh diri di dalam tahanan, Selasa (10/11/2024) malam.

Adsense

Baca juga : Prabowo: Kencangkan Ikat Pinggang

Seorang pejabat dari Kemen­terian Kehakiman Korsel telah melaporkan kejadian ini kepada parlemen. Menurutnya, Kim ditahan di ruang penjagaan dan tidak memiliki masalah kesehatan saat ini.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense