Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kondisi Politik Global Tidak Menentu
Prabowo: Kencangkan Ikat Pinggang
Rabu, 11 Desember 2024 08:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan, kondisi politik global saat ini sedang tidak menentu. Karena itu, Prabowo mengajak para pejabat pusat dan daerah untuk kencangkan ikat pinggang.
Permintaan Prabowo tersebut disampaikan saat memberikan arahan dalam penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan buku alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2025 di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2024).
Proses penyerahan DIPA dan TKD dimulai pukul 14.00 WIB. Sejak pukul 13.00 WIB, para pejabat pusat dan daerah telah berdatangan ke Istana Kepresidenan. Ada yang mengenakan pakaikan seragam kepala daerah, ada juga yang pakai batik.
Baca juga : Jokowi-Beringin Tambah Lengket
Prabowo didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan.
Dalam arahannya, Prabowo mengingatkan para pejabat agar berhemat dan mengurangi kebocoran. Pasalnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 dirancang untuk menjaga stabilitas, inklusivitas, keberlanjutan dengan kehati-hatian. Sehingga Pemerintah dapat terus melakukan pengendalian belanja secara pruden dan terencana dengan baik.
“Kita harus ikat sabuk-sabuk kita. Kita harus kurangi kebocoran dari anggaran. Saya bertekad untuk memerangi kebocoran di semua tingkat,” kata Prabowo, mengawali arahannya. Kita harus hemat.
Baca juga : Gelar Talenta Wirausaha 2024, BSI Targetkan 8.500 Peserta Dari Seluruh Indonesia
Prabowo kemudian mengimbau pimpinan daerah ikut bersama dengan Pemerintah Pusat berhemat demi kepentingan rakyat. Eks Danjen Kopassus itu mengajak jajarannya agar bisa menjamin setiap rupiah uang rakyat sampai ke rakyat yang memerlukan.
“Kita tidak boleh lagi toleransi terhadap kebocoran, pengeluaran yang boros, hal-hal yang tidak langsung mengatasi kesulitan rakyat. Hal-hal yang tidak produktif,” pinta Prabowo.
Menurut Ketua Umum Partai Gerindra itu, hal-hal yang harus dikurangi adalah pengeluaran-pengeluaran yang bersifat seremoni, kajian, seminar, dan sebagainya.
Baca juga : Teken SK Bersama, Riefky Dan Tito Kasih Angin Segar
“Sekarang saatnya mengatasi masalah langsung!” tegasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya