RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump memuji Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni sebagai wanita yang luar biasa.
Hal tersebut disampaikan Trump, saat dia menerima Meloni di kediamannya di Mar-a-Lago, Palm Beach, Florida, Sabtu (4/1/2025).
"Sangat exciting. Saya di sini bersama fantastic woman, dia adalah perdana menteri Italia. Sosok yang benar-benar menggemparkan Eropa,” kata Trump, seperti dikutip CNN International, Minggu (5/1/2025).
Dalam pertemuan itu, Trump dan Meloni didampingi oleh calon menteri luar negeri dan penasihat keamanan nasional AS: Marco Rubio dan Michael Waltz.
Penahanan Wartawan Italia
Tak diketahui pasti, apa yang menjadi topik pembicaraan Trump-Meloni. Namun CNN International menyebut, topik yang mungkin dibahas adalah soal penahanan wartawan Italia Cecilia Sala, yang ditangkap di Iran pada Desember 2024.
Baca juga : Pesawat Tabrak Truk Katering Di Landasan
Kantor berita negara Iran IRNA melaporkan, Sala ditahan pada 19 Desember karena dinilai melanggar hukum Iran.
Penahanan Sala telah menimbulkan masalah diplomatik bagi Italia. Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani mengatakan, pemerintahnya bekerja tak kenal lelah untuk memulangkan Sala, yang notabene adalah reporter harian Il Foglio.
Sebagai tanda hubungan yang berkembang baik antara pemimpin Italia dan kubu Trump, pakar keamanan siber sekaligus sekutu Elon Musk yang bermarkas di Roma: Andrea Stroppan mengunggah gambar AI Meloni berdiri di samping Trump dan Musk, di platform media sosial X. Ketiganya diilustrasikan mengenakan pakaian yang mengingatkan pada Kekaisaran Romawi.
Dijadwalkan Bertemu Biden
Kunjungan Meloni ke Florida dilakukan setelah dia makan malam bersama Trump dan Musk, dalam momen pembukaan kembali Katedral Notre Dame di Paris bulan lalu. Kepada New York Post, Trump menyebut makan malam itu sebagai pengalaman yang positif.
Meloni akan bertemu dengan Presiden AS Joe Biden, yang dijadwalkan berkunjung ke Roma pada pekan ini.
Baca juga : Hendri Satrio Terpilih Jadi Ketua Ika Fikom Unpad
“Biden akan mengucapkan terima kasih kepada Meloni atas kepemimpinannya yang kuat di G7 dalam setahun terakhir. Sekaligus membahas tantangan penting yang dihadapi dunia," kata pernyataan pers Gedung Putih bulan lalu.
Meloni, anggota partai sayap kanan Brothers of Italy, mulai menjabat PM Italia pada Oktober 2022. Dia diketahui memiliki hubungan baik dengan pemerintahan Trump yang akan datang, khususnya dengan Elon Musk.
Sementara negara-negara kuat Eropa seperti Prancis dan Jerman tengah mengalami masa politik yang sulit, stabilitas koalisi dan reputasi konservatifnya, sukses menjadikan Meloni menjadi sekutu alami bagi pemimpin AS yang akan datang.
Tak Selalu Sejalan
Meski memiliki pandangan politik yang sama, Trump dan Meloni tidak selalu sejalan dalam menangani semua konflik paling mendesak di dunia.
Meloni yang telah bertemu dengan Presiden Volodymyr Zelensky belasan kali sejak invasi Rusia, diketahui sebagai pendukung berat Ukraina.
Baca juga : Pemimpin Dunia Beri Ucapan Selamat Ke Presiden AS Terpilih Donald Trump
Dengan Musk, Meloni menjalin persahabatan yang erat pada musim panas 2023. Musk yang merupakan pendiri Tesla, menjadi pembicara utama dalam konvensi politik Brothers of Italy yang diselenggarakan Meloni, Atreju, pada Desember 2024.
Presiden Libertarian Argentina Javier Milei adalah pemimpin dunia pertama yang bertemu Trump di Mar-a-Lago setelah terpilih kembali. Selain itu, juga terdapat nama Victor Orban dari Hongaria dan Justin Trudeau dari Kanada.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.