Sebelumnya
Trump memiliki hubungan yang kurang baik dengan Trudeau. Bahkan sejak masa jabatannya yang pertama antara 2017 hingga 2021.
Setelah kemenangan pemilihan pada 5 November, Trump sempat bertemu dengan Trudeau di Mar-a-Lago, Florida, di mana ia pertama kali mencetuskan ide ini. Sejak saat itu, Trump terus mengungkapkan pandangannya melalui akun media sosialnya.
Meski Trump secara terbuka mengemukakan ide ini melalui berbagai unggahan media sosialnya, respons dari pihak Kanada terhadap tawaran tersebut sangat minim. Sejauh ini, Pemerintah Kanada belum memberikan pernyataan resmi terkait tawaran tersebut, meskipun sejumlah pihak di Kanada menganggapnya sebagai retorika politik yang tidak perlu diperdulikan.
Baca juga : Hakim Mangapul Menyesal, Suruh Istri Serahkan Uang
Trump tidak hanya fokus pada isu-isu perdagangan, tetapi juga menyampaikan ancaman terkait kebijakan imigrasi dengan Kanada. Ia bahkan mengancam untuk mengenakan tarif sebesar 25 persen pada impor Kanada jika pemerintah Negeri Maple gagal menghentikan aliran obat-obatan terlarang dan migran ilegal dari perbatasan selatan Kanada dengan AS.
Selain itu, dalam beberapa unggahan di media sosialnya, Trump juga mencela Justin Trudeau dengan menyebutnya sebagai “Gubernur Negara Bagian Hebat Kanada”. Ungkapan ini dianggap sebagai sindiran tajam terhadap kepemimpinan Trudeau yang dinilai gagal dalam mengatasi berbagai permasalahan domestik, termasuk isu ekonomi dan imigrasi.
Ide Trump, meskipun tidak mendapatkan tanggapan positif dari banyak pihak di Kanada, tetapi menjadi topik hangat yang sering dibahas dalam konteks hubungan bilateral kedua negara.
Baca juga : Jennifer Coppen, Murka Digosipin Pacari YouTuber
Bagi Kanada, bergabung dengan Amerika Serikat sebagai negara bagian ke-51 akan mengubah total struktur politik, sosial, dan ekonomi negara tersebut.
Meskipun hal ini mungkin menguntungkan dalam hal akses pasar dan pengurangan tarif perdagangan, tantangan terkait identitas nasional, namun kebijakan luar negeri, dan kedaulatan negara tetap menjadi hal yang perlu dipertimbangkan serius. LDU
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Rabu, 8 Januari 2025 dengan judul "Pasca Justin Trudeau Mundur Sebagai PM, Tawaran Trump Ke Kanada Gabung AS Disambut Dingin"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.