Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Menkes: Virus HMPV Nggak Mematikan Seperti Covid-19
Selasa, 7 Januari 2025 08:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menegaskan, Human Metapneumovirus atau HMPV yang merebak di China tidak mematikan seperti Covid-19. HMPV mirip seperti flu biasa yang sudah dikenali sistem imun tubuh manusia.
Pernyataan itu disampaikan Budi menyusul kasus HMPV yang belakangan ini mulai dibicarakan masyarakat Indonesia. Khususnya setelah otoritas Pemerintah China menyebut virus itu, naik signifikan di tahun 2024 dan selalu melibatkan anak-anak.
Terkait hal itu, Menkes menjelaskan bahwa HMPV berbeda dengan Covid-19. Jika Covid-19 merupakan virus baru, maka HMPV adalah virus lama yang sudah ada di dunia dan sifatnya mirip dengan influenza. Sehingga, sistem imunitas manusia sudah mengenali virus ini, dan mampu meresponsnya dengan baik.
Baca juga : Asumsi Pemerintah Banyak Yang Meleset
“HMPV mematikan? Itu tidak benar. HMPV tidak mematikan, sama seperti flu biasa,” kata Budi, saat ditemui di Kantor Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan, Jakarta Selatan, Senin, (6/1/2025).
Menkes menyebutkan HMPV pertama kali ditemukan pada 2001 dan menyebar ke seluruh dunia sejak saat itu. Jika baru-baru ini disebut kasusnya sedang naik di China, Budi menegaskan hal tersebut tidak benar. Sebab, HMPV yang viral di media sosial itu, memang rutin muncul di negara-negara empat musim, khususnya di musim dingin.
“Apakah HMPV naik tinggi di China tahun 2024? Tidak benar juga. Sudah dibantah sama Pemerintah China, sudah dibantah juga oleh WHO (Organisasi Kesehatan Dunia). Jadi itu hoaks ya,” kata Budi, menambahkan.
Baca juga : Erick Umumkan Pelatih Baru Timnas 12 Januari
Menkes juga meminta masyarakat tidak panik dengan adanya HMPV karena sudah dikenal dalam dunia medis. Bahkan dia menyebut virus ini sudah masuk ke Indonesia, karena berdasarkan data yang diperolehnya ada beberapa anak terpapar.
Namun, Budi menegaskan, cara pengobatannya cukup mudah karena obatnya sudah lama ditemukan. Berbeda dengan Covid-19 yang merupakan virus baru dan punya resiko lebih fatal jika terdampak.
“Kalau virus baru kayak Covid-19, tubuh manusia itu belum tahu bagaimana meresponsnya. Akibatnya, kalau dia menyerang tubuh kita, tubuh kita bingung bagaimana meresponsnya,” kata Budi.
Baca juga : Heru Purnomo: Saya Tidak Yakin, Anak Belajar Di Waktu Libur
Meskipun risikonya tidak fatal, Budi mengingatkan agar publik tetap perlu melakukan langkah-langkah pencegahan, karena semua orang dapat terkena flu. Jika sistem imun baik, virus itu dapat ditangani oleh tubuh.
Budi pun menyebutkan sejumlah hal yang dapat dilakukan untuk membangun sistem imun, seperti istirahat dan olahraga yang cukup, hingga beristirahat apabila batuk dan pilek.
“Kalau tetangganya batuk pilek, bersin-bersin, menghindar dari dia. Tiga M. Menjaga jarak, mencuci tangan, pakai masker,” pungkasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya