Sebelumnya
“Hari ini, 20 Januari 2025, adalah hari pembebasan,” ujar Trump, membuka pidatonya. Ia melanjutkan dengan optimisme tinggi. “Zaman keemasan Amerika dimulai sekarang juga,” ungkapnya.
Dalam pidatonya, Trump memaparkan sejumlah kebijakan yang akan segera diambil selama masa kepemimpinannya. Ia mengumumkan rencana menetapkan darurat nasional di perbatasan AS-Meksiko, mengirim pasukan untuk menjaga perbatasan, serta mendeklarasikan beberapa geng dan kartel narkoba sebagai organisasi teroris asing.
Trump menegaskan bahwa kepentingan Amerika dan rakyatnya akan selalu menjadi prioritas utama. Ia juga tak segan menyindir pemerintahan sebelumnya yang dinilainya tidak kompeten dan gagal melindungi warga negara.
Baca juga : Airlangga: Optimalisasi DHE SDA Kedepankan Kepentingan Nasional Indonesia
Soal imigrasi, Trump menegaskan akan memperketat kebijakan imigrasi dan segera mendeportasi para imigran ilegal. “Kami akan menjaga perbatasan kami dengan lebih baik dari sebelumnya,” ucapnya.
Dalam bidang ekonomi, Trump berjanji memulihkan kejayaan ekonomi Amerika dengan berbagai langkah agresif. Ia bahkan berjanji mengganti nama Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika dan merebut kembali kendali atas Terusan Panama.
“Kita akan kembali berjaya dan dihormati di seluruh dunia,” kata Trump, disambut sorak-sorai.
Baca juga : Prabowo Resmikan 37 Proyek Ketenagalistrikan Nasional
Aksi Trump tidak berhenti sampai di situ. Setelah berpidato, Trump langsung menuju sebuah arena olahraga di Washington DC, tempat ribuan pendukungnya berkumpul. Trump berjalan ke panggung yang telah disiapkan. Lalu duduk di sebuah kursi dengan meja kecil di depannya. Di hadapan para pendukung yang bersorak, ia menandatangani sejumlah perintah eksekutif.
“Dapatkah Anda membayangkan Joe Biden melakukan ini?” tanya Trump, dengan senyum khasnya.
Dari deretan perintah eksekutif yang ditandatangani Trump, sebanyak 80 dokumen secara khusus membatalkan kebijakan yang diterapkan oleh pemerintahan Joe Biden. Selain itu, Trump juga meneken perintah eksekutif untuk memulai proses penarikan Amerika Serikat dari keanggotaan di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.