BREAKING NEWS
 

Soal Rencana Akhiri Perang, Ukraina Sambut Baik Pesan Kuat Trump Untuk Putin

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Kamis, 23 Januari 2025 20:45 WIB
Menteri Luar Negeri (Menlu) Ukraina, Andriy Sybiha (Foto: EPA via BBC)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Luar Negeri (Menlu) Ukraina, Andriy Sybiha menyambut baik pesan kuat Presiden Amerika (AS) Donald Trump kepada Presiden Rusia Vladimir Putin, untuk segera menghentikan perang Ukraina yang telah berlangsung sejak 24 Februari 2022. Jika tidak, Trump akan mengenakan tarif pajak yang lebih tinggi dan sanksi yang jauh lebih berat. 

Wall Street Journal memberitakan, Trump yang sejak masa kampanye sesumbar dapat mengakhiri perang Rusia-Ukraina dalam tempo 24 jam setelah menjabat Presiden ke-47 AS, telah menugaskan utusan khusus bernama Keith Kellogg untuk mengakhiri konflik Ukraina dalam waktu 100 hari. 

"Kami sangat menyambut pesan kuat dari Presiden Trump," kata Andriy Sybiha, dalam sesi World Economic Forum di Davos, seperti diberitakan BBC, Kamis (24/1/2025).

"Kami percaya bahwa (Trump) akan menjadi pemenangnya," tambahnya.

Baca juga : Bertemu Menhan China, Sjafrie Perkuat Kerja Sama Strategis Bidang Pertahanan

Pesan kuat Trump kepada Putin untuk mengakhiri perang Ukraina, disampaikan melalui Truth Social pada 22 Januari 2025. Berikut isi postingan tersebut;

"Saya tidak bermaksud menyakiti Rusia. Saya mencintai rakyat Rusia, dan selalu memiliki hubungan yang sangat baik dengan Presiden Putin. Terlepas dari HOAX Rusia, Rusia dari kaum Kiri Radikal.

Adsense

Kita tidak boleh lupa bahwa Rusia membantu kita memenangkan Perang Dunia II, yang mengakibatkan hampir 60.000.000 nyawa melayang dalam prosesnya.

Dengan semua itu, saya akan mendukung Rusia yang ekonominya sedang gagal, dan Presiden Putin dengan sangat baik.

Baca juga : Janji Beresin Perang Ukraina, Trump Prioritaskan Pembicaraan Dengan Putin

Selesaikan masalah ini sekarang, dan HENTIKAN Perang konyol ini! INI AKAN MENJADI LEBIH BURUK.

Jika kita tidak membuat kesepakatan, saya  tidak punya pilihan selain mengenakan Pajak, Tarif, dan Sanksi tingkat tinggi pada apa pun yang dijual Rusia ke Amerika Serikat, dan berbagai negara peserta lainnya.

Mari kita akhiri perang ini, yang tidak akan pernah dimulai jika saya menjadi Presiden! Kita dapat melakukannya dengan cara yang mudah, atau cara yang sulit. Cara yang mudah selalu lebih baik. Saatnya untuk MEMBUAT KESEPAKATAN. TAK BOLEH ADA LAGI NYAWA YANG MELAYANG!!!"

Ukraina berharap, langkah Trump akan membawa dinamika baru dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang ini dan mencapai perdamaian yang langgeng, adil, dan komprehensif.

Baca juga : Pasca Kunjungi Jepang, Pimpinan Ponpes Kagumi Pendidikan Karakter Sejak Dini

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense