RM.id Rakyat Merdeka - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendukung setiap kemungkinan perundingan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, terkait penyelesaian perang Ukraina yang telah berlangsung sejak 24 Februari 2022.
"Kami mendorong semua pembicaraan antara Amerika Serikat dan Federasi Rusia. Kami berharap, mereka bisa terus terlibat dalam dialog," kata Wakil Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB Farhan Haq, seperti dilansir TASS, Sabtu (25/1/2025).
Baca juga : Dukung Layanan PMI, Bank DKI Serahkan 1 Unit Mobil Operasional
Sehari sebelumnya, Trump mengaku siap bertemu dengan Putin kapan saja. Lewat Truth Social, Trum mengancam Rusia dengan tarif yang lebih tinggi dan sanksi yang lebih keras, jika Moskow menolak menyelesaikan kesepakatan tentang Ukraina.
Di lain pihak, Putin mengatakan, Rusia tidak pernah menghindari kontak apa pun dengan Washington.
Baca juga : PP Properti Tawarkan Evenciio Apartment, Hunian Modern Untuk Mahasiswa Di Depok
Putin dan Trump terakhir kali berbicara melalui telepon pada 23 Juli 2020.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.