Dark/Light Mode

Buka Seminar Perumahan, Wamen Fahri Puji Pembangunan Hunian di Jepang

Rabu, 15 Januari 2025 15:39 WIB
Wamen PKP, Fahri Hamzah memberikan sambutan pada Seminar bertajuk Perumahan, Bangunan dan Kota Berkelanjutan di Jakarta, Rabu (15/1).
Wamen PKP, Fahri Hamzah memberikan sambutan pada Seminar bertajuk Perumahan, Bangunan dan Kota Berkelanjutan di Jakarta, Rabu (15/1).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah mengapresiasi adanya minat dan dukungan dari pemerintah dan berbagai perusahaan dari Jepang dalam Program 3 Juta Rumah. 

Sejumlah pembangunan rumah hijau, ramah lingkungan serta tahan gempat yang dilaksanakan di Jepang diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi Pemerintah Indonesia dalam pembangunan hunian layak bagi masyarakat Indonesia.

“Kami percaya bahwa Jepang, salah satu inspirasi kita di dalam membangun pembangunan-pembangunan infrastruktur dan rumah masyarakat yang baik,” ujar Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah saat memberikan sambutan pada Seminar bertajuk Perumahan, Bangunan dan Kota Berkelanjutan di Jakarta, Rabu (15/1).

Baca juga : Tolak Permohonan Penundaan Pemeriksaan Hasto, KPK: Penyidikan Jalan Terus

Wamen dari Partai Gelora ini mengapresiasi dukungan dari pihak Jepang dan Lembaga Internasional serta Kedutaan Jepang di Jakarta dan berbagai Perusahaan Jepang yang berbagi pengalaman dalam Pembangunan hunian layak bagi masyarakat. 

Adanya Seminar bertajuk Perumahan, Bangunan dan Kota Berkelanjutan yang dilaksanakan pada 14 – 15 Januari 2025 di Jakarta merupakan bagian dari kolaborasi dan kerja sama dalam program pembangunan rumah dan perkotaan yang berkelanjutan dan terjangkau berdasarkan best practise dan kajian dari Jepang.

“Kementerian PKP siap menyambut dan berdiskusi secara teknis membangun dan bekerja sama pembangunan perumahan yang belum tuntas dan melaksanakan arahan Presiden dalam Program 3 Juta Rumah. Pembangunan rumah di Jepang tidak saja kuat tapi menggunakan teknologi modern dan  bangunan yang green (hijau), ramah lingkungan yang bisa mengurangi emisi karbon dan bisa kita lihat langsung kalau pergi dan berkunjung ke Jepang,” terangnya. 

Baca juga : Komitmen Dalam Tata Kelola Perusahaan, Ini Capaian Pertamina Sepanjang 2024

Menurut Fahri, upaya menurunkan emisi karbon ini yang berasal dari perumahan ini tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah melainkan perlu kerja sama dari semua pihak. 

Untuk itu, Kementerian PKP berharap melalui kegiatan ini terjalin kerja sama yang lebih lanjut antara Indonesia dan Jepang dalam Program 3 Juta Rumah sesuai visi Presiden Prabowo Subianto.  

Apalagi Kementerian PKP sebagai Kementerian baru memiliki tugas di sektor perumahan  yang disebutkan oleh Presiden sebagai janji kampanye yakni membangun 3 juta rumah, yakni 2 juta di desa dan 1 juta di kota. Gagasan pembangunan rumah yang begitu besar ini tentu memerlukan kerjasama dari semua pihak.

Baca juga : Please, Pembangunan JPO Diperbanyak Dong

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak serta dukungan dari negara-negara asing yang berpartisipasi dan memberikan dukungan pada program 3 juta rumah ini," terangnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.