RM.id Rakyat Merdeka - Tak terima disuruh membayar dua kursi pesawat, wanita bertubuh gemuk di Amerika Serikat (AS) menyampaikan protes di media sosial. Wanita bernama Jaylen Chaney (27) itu berpendapat, bukan salah orang bertubuh gemuk, tapi sistem yang tidak mendukung aktivitas orang gemuk.
“Saya berhak merasa nyaman. Kita semua berhak bepergian, dan Anda adalah pelanggan yang membayar, sama seperti orang lain. Jadi jangan takut untuk menempati kursi Anda,” kata Chaney dalam video yang diunggah Daily Mail, Kamis (30/1/2025).
Chaney aktif menyuarakan hak-hak orang gemuk. Tampaknya, dia enggan mengubah gaya hidupnya agar menjadi lebih sehat.
Baca juga : Hodak Ogah Cari Pemain Anyar Lagi Di Persib
Chaney menceritakan pengalaman menyedihkan yang dia alami di Bandara Chicago, AS. Dia kesulitan saat ingin mengambil bagasi karena terjepit di antara kursi, tapi tidak ada yang membantunya.
Ia juga pernah membawa tabung oksigen ketika berpergian. TikToker itu pernah meminta layanan kursi roda di bandara, tapi dia tidak mau disebut sebagai penyandang disabilitas.
“Tubuh saya bukanlah masalahnya, tapi sistemnya. Anda dipaksa untuk masuk ke ruang yang tidak dirancang untuk tubuh Anda,” ujarnya.
Baca juga : Tetap Baik di Luar Musim Pilkada
Chaney mengatakan, bepergian dengan bermartabat adalah hak asasi manusia yang mendasar. Sebab itu, dia memperjuangkan perubahan sistem bagi orang-orang gemuk.
Ia juga menuntut maskapai mengganti uang kepada pelancong ukuran plus yang pernah membeli kursi tambahan. Wanita itu juga meminta maskapai agar melatih stafnya bersikap baik tanpa memandang ukuran bentuk tubuh.
Chaney telah meluncurkan Go Fund Me untuk mengadvokasi kesetaraan orang bertubuh gemuk. Ia juga sering membagikan kiat-kiat bermanfaat tentang bagaimana pelancong ukuran plus bepergian dengan aman dan nyaman.
Baca juga : HBKN Natal 2024 Dan Tahun Baru 2025 Kerek Inflasi Di Jakarta
Sikapnya yang penuh semangat untuk perubahan telah memicu berbagai reaksi di media sosial. Ada orang yang setuju, dan merasa prihatin dengan kondisinya. Namun, netizen yang tidak setuju menganggap protesnya ini bentuk keegoisan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.