RM.id Rakyat Merdeka - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menegaskan, pihaknya akan memulai negosiasi gencatan senjata Gaza fase kedua dalam pertemuan dengan Utusan Timur Tengah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Steve Witkoff di Washington, Senin (3/2/2025).
Netanyahu dijadwalkan berangkat ke Washington pada Minggu (2/2/2025) untuk melakukan pembicaraan dengan Trump di Gedung Putih pada Selasa (4/2/2025). Kedua pemimpin akan membahas Gaza dan sandera Israel yang ditahan di sana.
Baca juga : Travelstories Pictures Siap Tayangkan Film Samawa 27 Februari
"Dalam pertemuannya dengan Witkoff, Netanyahu akan membahas posisi Israel terkait gencatan senjata," kata Kantor Netanyahu seperti dilansir Reuters, Minggu (2/2/2025).
Usai berbicara dengan Witkoff, Netanyahu akan bertemu dengan para pejabat dari Mesir dan Qatar, yang telah menengahi antara Israel dan Hamas selama 15 bulan terakhir, dengan dukungan dari Washington.
Baca juga : Prabowo & Raja Malaysia Harap Gencatan Senjata Wujudkan Perdamaian Abadi
Israel dan Hamas mencapai perjanjian gencatan senjata yang kompleks untuk menghentikan pertempuran di Gaza pada Januari 2025, yang akan dilaksanakan dalam tiga fase.
Hamas sejauh ini telah membebaskan 18 sandera, dengan imbalan ratusan warga Palestina yang ditahan di penjara dan penahanan Israel. Saat ini, ada lebih dari 70 sandera yang masih ditahan di Gaza.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.