BREAKING NEWS
 

Tarif Tinggi AS Bikin Sport Jantung

Raksasa Korsel Samsung, LG, Hyundai Siap-Siap Cabut Dari Kanada dan Meksiko

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Senin, 3 Februari 2025 09:04 WIB
LG termasuk dalam perusahaan besar Korsel yang akan meninggalkan Meksiko, untuk mengantisipasi tarif tinggi AS. (Foto: Anadolu)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perusahaan-perusahaan besar Korea Selatan (Korsel) seperti Samsung Electronics, LG Electronics, dan Hyundai Motors Group kini tengah sibuk menimbang berbagai cara untuk meminimalkan dampak tarif baru Amerika Serikat (AS) terhadap impor dari Kanada dan Meksiko. Antara lain, dengan merelokasi pabrik ke Negeri Paman Sam.

Seperti diketahui, pada Sabtu (1/2/2025), Presiden AS Donald Trump menetapkan tarif 25 persen untuk impor dari Kanada dan Meksiko, bersama dengan tarif tambahan 10 persen untuk barang-barang dari China.

Tak cuma itu, dalam waktu dekat, Trump juga akan mengenakan tarif tambahan pada energi, semikonduktor, dan impor produk lainnya.

“LG Electronics kini sedang mempertimbangkan untuk mengalihkan produksi produk-produk utama seperti TV, mesin cuci, dan kulkas ke pabriknya di Tennessee, Amerika Serikat,” ungkap pejabat perusahaan, seperti dilansir Yonhap News, Minggu (2/2/2025).

Baca juga : Jay Idzes Bakal Gabung, 27 Pemain Siap Merapat Lawan Vietnam

Bulan lalu, Chief Financial Officer (CFO) LG Electronics Kim Chang-tae mengatakan, pihaknya akan secara aktif mempertimbangkan untuk mengubah lokasi fasilitas produksi dan menyesuaikan kapasitasnya, jika pergeseran kebijakan perdagangan AS memaksa perusahaan membuat perubahan pada rantai pasok.

CFO Samsung Electronics Park Soon-cheol setali tiga uang. “Kami telah menilai potensi peluang dan risiko dari perubahan lanskap geopolitik, termasuk Pilpres AS,” ujarnya.

Adsense

Bulan lalu, Chief Financial Officer (CFO) LG Kim Chang-tae mengatakan, pihaknya akan melakukan penilaian terhadap strategi produksi, jika kebijakan perdagangan AS memaksa perubahan dalam rantai pasok.

Sementara Samsung disebut tengah mengevaluasi risiko dan peluang yang ditimbulkan oleh perubahan lingkungan perdagangan.

Baca juga : Raphael Varane Siap-siap Cabut Dari Man United

Industri baterai dan mobil juga memantau dengan cermat dinamika perdagangan yang bergeser di wilayah Amerika Utara.

Produsen baterai terkemuka LG Energy Solution Ltd. memiliki usaha patungan dengan Stellantis NV di Kanada, untuk produksi modul baterai. Saingannya yang lebih kecil, POSCO Future M Co tengah membangun usaha joint venture di Kanada dengan raksasa otomotif AS General Motors Co. untuk memproduksi bahan katoda, salah satu komponen paling penting dalam baterai kendaraan listrik (EV).

Raksasa otomotif Korea Hyundai Motor Group dikabarkan sedang meninjau rencana ekspor mobil yang diproduksi di Meksiko ke Kanada, Amerika Selatan atau Eropa. Serta merelokasi pabrik manufakturnya di Meksiko ke AS.

Langkah tak jauh beda juga dilakukan produsen otomotif Kia Corp.

Baca juga : AS Vs China Kembali Perang Dagang, Indonesia Kena Getahnya?

"Kami sedang mempertimbangkan untuk menyesuaikan rantai pasok dari fasilitas manufaktur di Meksiko, sebagai bentuk respons atas tarif AS," tutur pejabat investasi strategis Kia Corp. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense