BREAKING NEWS
 

Trump Gaet Orang Kaya

Jalan Mudah Jadi Warga AS, Beli Kartu Emas Rp 82 Miliar

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Rabu, 26 Februari 2025 19:16 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto Anna Moneymaker/Getty Images)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump segera merilis gold card atau kartu emas untuk para Warga Negara Asing (WNA) kaya raya. Kartu emas ini memberi pemiliknya hak untuk tinggal dan bekerja di Negeri Paman Sam itu dalam waktu yang cukup lama.

Dikutip CNN, Rabu (26/2/2025), kartu emas yang dijual seharga 5 juta dolar AS atau sekitar Rp 82 miliar ini akan segera dirilis dua pekan lagi.

"Kami menawarkan kartu emas dengan harga 5 juta dolar AS. Kartu ini menawarkan keuntungan seperti green card, ini jalan mudah jadi warga negara AS dengan cepat," ujar Trump saat mengumumkan program terbarunya ini di hadapan jurnalis di Gedung Putih, Washington DC, AS, Selasa (25/2/2025).

Baca juga : Kalau Mau Haaland, Barcelona Kudu Nyiapin Rp 2,5 Triliun

Dia menambahkan akan menerima siapapun yang rela membeli kartu emas ini. Bahkan si taipan real estate ini tidak menutup kemungkinan untuk menjual kartu tersebut ke orang kaya Rusia.

"Iya, kenapa tidak. Saya kenal beberapa miliuner Rusia dan mereka orang baik," klaim Trump.

Adsense

Menteri Perdagangan Howard Lutnick, yang mendampingi Trump saat mengumumkan adanya kartu emas, mengatakan kartu tersebut akan menggantikan program visa investor imigran EB-5.

Baca juga : BRI Insurance Bayar Klaim Asuransi Alat Berat Sebesar Rp 1,3 Miliar

Program EB-5 sebelumnya, memungkinkan investor asing untuk menyalurkan uang ke proyek-proyek AS yang menciptakan lapangan kerja dan kemudian mengajukan visa untuk berimigrasi ke AS. 

“Tentu saja mereka harus melalui pemeriksaan dokumen yang menyeluruh untuk memastikan mereka menjadi warga Amerika berkelas dunia yang luar biasa,” terang Lutnick.

Program EB-5 dibuat Kongres AS pada 1992. Program ini dapat memberikan green card kepada imigran yang melakukan investasi minimal 1.050.000 dolar AS atau sekitar Rp 17 miliar.

Baca juga : BSI Maslahat Salurkan Tahap VII Bantuan Ke Palestina Senilai Rp 2,1 Miliar

Kesempatan ini diberikan untuk menciptakan lapangan kerja bagi pekerja AS. Perusahaan-perusahaan yang terhubung dengan Trump dan keluarganya juga telah memanfaatkan program ini untuk mendanai pengembangan properti besar-besaran.

Program ini sudah menuai kritik dari anggota parlemen pada periode pertama Trump menjabat. Banyak yang memperingatkan bahwa program ini telah menyimpang dari tujuan utamanya.
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense