Dark/Light Mode

Tak Ada Yang Selamat Dalam Musibah Tabrakan American Airlines Vs Heli Black Hawk

Kamis, 30 Januari 2025 20:18 WIB
Operasi pencarian korban tabrakan American Airlines Vs helikopter Angkatan Darat AS di Sungai Potomac, Kamis (30/1/2025). (Foto: BBC)
Operasi pencarian korban tabrakan American Airlines Vs helikopter Angkatan Darat AS di Sungai Potomac, Kamis (30/1/2025). (Foto: BBC)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Departemen Pemadam Kebakaran dan Layanan Medis Darurat Washington DC John A. Donnelly Sr memastikan, tidak ada korban selamat dalam musibah tabrakan pesawat American Airlines dan helikopter Black Hawk milik Angkatan Darat AS, yang terjadi pada Rabu (29/1/2025).

"Kami tidak yakin ada yang selamat dalam musibah kecelakaan ini," kata Donelly seperti dilansir BBC, Kamis (30/1/2025).

Baca juga : Tabrakan American Airlines Vs Heli Angkatan Darat AS, 19 Jasad Ditemukan

Donelly menjelaskan, total jenazah yang berhasil ditemukan petugas tanggap darurat dari lokasi tabrakan pesawat American Airlines dengan helikopter Black Hawk di Sungai Potomac, Washington DC pada Kamis (30/1/2025) kini telah mencapai angka 28. Sebanyak 27 orang ditemukan di dalam pesawat American Airlines yang mengangkut 64 orang (60 penumpang, 4 kru). Satu jenazah lainnya, ditemukan di helikopter Black Hawk yang membawa tiga tentara. 

Pendekatan Normal

CEO American Airlines Robert Isom menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban tabrakan pesawat American Airlines dengan helikopter Black Hawk.

Baca juga : Tabrakan American Airlines Dengan Heli, Reagan Airport Tutup Sampai Jumat Besok

"Ini sangat menyedihkan. Fokus kami saat ini adalah melakukan apa yang kami bisa untuk men-support pihak mana pun yang terkait dalam musibah ini," ujar Isom.

Keluarga dan kerabat korban yang ingin mencari informasi, dapat menghubungi helpline 1-800-679-8125.

Baca juga : American Airlines Tabrakan Dengan Helikopter Black Hawk Milik Angkatan Darat AS

Isom kembali menegaskan, pesawat American Airlines itu turun dalam pendekatan normal, ketika hendak mendarat di Reagan National Airport.

"Saat ini, kami tidak tahu mengapa pesawat itu bertabrakan dengan helikopter," tutur Isom.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.