BREAKING NEWS
 

Ingin Percepat Pembebasan Sandera

AS Dialog Langsung Dengan Kubu Hamas

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Jumat, 7 Maret 2025 04:15 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto Xinhua/Yin Bogu)

 Sebelumnya 
Trump menegaskan, ini peringatan terakhir untuk Hamas. “Bagi para pemimpin Hamas, sekarang waktunya meninggalkan Gaza selagi Anda masih memiliki kesempatan,” imbuh Trump.

Komentar Trump muncul setelah AS mengkonfirmasi telah berkomunikasi langsung dengan Hamas mengenai sandera pada Rabu (5/3/2025). Gedung Putih mengatakan, utusan Trump untuk urusan penyanderaan Adam Boehler, mengadakan pembicaraan yang difokuskan pada warga AS di antara para sandera yang tersisa di Gaza.

Baca juga : Warga Terdampak Pembangunan Stadion JIS Terima Kunci Kampung Susun Bayam

Pada serangan Oktober 2023, Hamas menyandera 251 warga Israel. Sebagian besar sandera sudah dibebaskan. Berbagai laporan menyebut masih ada 58 warga Israel yang disandera di Gaza. Sebanyak 34 di antaranya diyakini Israel sudah tewas.

Lima warga AS diyakini masih menjadi sandera. Empat dari mereka dipastikan tewas dan seorang lainnya, Edan Alexander, diyakini masih hidup.

Baca juga : Komdigi Gerak Cepat Tangani Penyebaran SMS Penipuan dengan Fake BTS

Fase pertama gencatan senjata berakhir 1 Maret lalu. Israel ingin memperpanjang fase pertama hingga 20 April 2025, Hari Paskah Yahudi. Sedangkan Hamas bersikeras pada transisi ke fase kedua, yang seharusnya mengarah pada akhir perang secara permanen. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense