BREAKING NEWS
 

Ingin Percepat Pembebasan Sandera

AS Dialog Langsung Dengan Kubu Hamas

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Jumat, 7 Maret 2025 04:15 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto Xinhua/Yin Bogu)

RM.id  Rakyat Merdeka - Upaya Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakhiri konflik Hamas dengan Israel terus berjalan. Gedung Putih melakukan dialog langsung dengan kelompok Hamas untuk membicarakan pembebasan sandera secepatnya.

Dikutip dari CNN, Kamis (6/3/2025), pembicaraan tertutup yang dimulai sejak Januari ini, menandai pertama kalinya AS terlibat langsung dengan Hamas sejak menetapkan penguasa Gaza itu sebagai organisasi teroris pada 1997.

Baca juga : Warga Terdampak Pembangunan Stadion JIS Terima Kunci Kampung Susun Bayam

AS biasanya memiliki kebijakan tidak bernegosiasi dengan kelompok yang dianggap teroris. Namun, kali ini Washington mengambil langkah berbeda.

“Ini menghemat waktu, tenaga dan meminimalkan hambatan. Meski pembicaraan tidak berjalan mudah, ini langkah positif,” kata pejabat Hamas yang enggan namanya disebutkan kepada Reuters, Kamis (6/3/2025).

Baca juga : Komdigi Gerak Cepat Tangani Penyebaran SMS Penipuan dengan Fake BTS

Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan, Israel juga diajak berkonsultasi mengenai masalah ini. Namun, Leavitt menolak menyebutkan topik diskusi nanti. Banyak yang penasaran, apakah tentang pembebasan sandera tambahan yang ditahan Hamas atau membahas usulan Trump mengambil alih Jalur Gaza.

“Dialog dengan orang-orang di seluruh dunia untuk melakukan kepentingan terbaik rakyat Amerika adalah sesuatu yang telah dibuktikan Presiden (Donald Trump). Itu itikad baik,” terang Leavitt kepada wartawan di Gedung Putih, seperti dikutip Anadolu, Kamis (6/3/2025).

Adsense

Baca juga : DPRD Minta Pemprov DKI Kebut Pembebasan Lahan Normalisasi Kali Ciliwung

Melalui postingan di Instagram, Trump mendesak Hamas segera membebaskan semua sandera Israel.

“Halo Hamas. Bebaskan semua sandera sekarang, jangan nanti, dan segera kembalikan semua mayat orang-orang yang Anda bunuh atau semuanya akan berakhir dengan kekacauan,” tulis Trump di akun Instagramnya, Rabu (5/3/2025).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense