RM.id Rakyat Merdeka - Gedung Putih menjadi showroom Tesla, Selasa (11/3/2025), saat Donald Trump membeli mobil listrik produk sekutunya itu. Namun, komentar Trump tidak bisa menyetir mobil itu membuat beberapa bingung.
Trump membeli mobil listrik Tesla Model S. Namun, saat memeriksa mobil tersebut di luar Gedung Putih bersama CEO Tesla, Elon Musk, Trump mengaku kecewa karena tidak bisa menyetir sendiri. Padahal menyetir adalah hobinya.
"Sekarang berita buruknya: Saya tidak diizinkan mengemudi. Saya sudah lama tidak mengemudi, padahal saya sangat menyukainya," ujar Trump kepada wartawan, Selasa (11/3/2025).
"Namun, saya akan meninggalkan mobil ini di Gedung Putih agar staf saya bisa menggunakannya. Mereka semua sangat bersemangat. Percaya atau tidak, saya benar-benar tidak diizinkan mengendarainya," tutur Trump dilansir Fox News
Taipan real estate itu menambahkan, mengemudi adalah salah satu kesenangan terbesarnya dalam hidup. "Salah satu hal yang saya senangi dalam hidup adalah nyetir, tetapi saya tidak bisa melakukannya," imbuhnya.
Baca juga : Pesan Prabowo Ke Para Menteri: Kalau Nggak Kuat, Silakan Mundur
Sebagai informasi, Presiden AS, baik yang sedang maupun mantan, dilarang mengemudi di jalan umum oleh Dinas Rahasia AS (Secret Service). Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah pengamanan untuk mengurangi risiko ancaman terhadap pemimpin negara.
Larangan mengemudi ini bukan merupakan hukum resmi, melainkan kebijakan keamanan yang ditegakkan Dinas Rahasia AS. Presiden, mantan presiden, dan wakil presiden tidak diperbolehkan berkendara sendiri di jalan raya dan selalu dikawal tim keamanan profesional.
Tim ini terdiri dari pengemudi terlatih yang memiliki keterampilan khusus dalam menghindari rintangan serta menangani situasi darurat. Sejumlah mantan presiden AS yang memiliki kecintaan terhadap mobil juga harus mengikuti aturan ini. Mereka hanya diperbolehkan mengemudi di properti pribadi.
Misalnya, dalam acara Jay Leno's Garage pada tahun 2017, mantan Presiden George W Bush mengungkapkan bahwa ia tidak pernah mengemudi di jalan raya selama lebih dari dua dekade dan hanya bisa berkendara di peternakan keluarganya di Texas.
Pada 2012, Barack Obama sempat mengungkapkan kegembiraannya saat mengendarai Corvette tahun 1963. Namun, perjalanannya hanya terbatas di halaman Gedung Putih. Saat itu, seorang penjaga mengatakan kepadanya bahwa ia tidak diperbolehkan membuka gerbang dan keluar ke jalan umum.
Baca juga : Red Bull Tegaskan Max Verstappen Nggak Bakal Pindah
Trump dikenal memiliki koleksi mobil mewah seperti Rolls-Royce Phantom dan Rolls-Royce Silver Cloud. Pada 2014, sebuah video yang diunggah Melania Trump di media sosial menunjukkan dirinya menikmati perjalanan di jalan raya sambil mendengarkan lagu Taylor Swift.
Pada Februari 2025, Trump juga muncul dalam ajang balap Daytona 500 di Florida. Ia menaiki The Beast, mobil kepresidenan lapis baja yang dikemudikan agen rahasia, dan berkeliling lintasan bersama iring-iringan pengawalnya. Ia pun menyampaikan pesan penyemangat kepada para pembalap yang bertanding.
"Saya penggemar berat balapan dan saya sangat mencintai kalian semua. Saya ingin kalian tetap aman," ujar Trump kepada para pengendara.
Pada 1993, Bill Clinton adalah Presiden AS terakhir yang masih diizinkan mengemudi di jalan umum saat menjabat. Setelah itu, aturan keamanan yang lebih ketat diberlakukan.
Dukung Sekutu
Trump membeli Tesla sebagai bentuk dukungan bagi Musk, yang juga merupakan donatur dan penasihat utama kampanyenya. Musk juga didaulat sebagai Kepala Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) untuk mengurangi pengeluaran pemerintah federal dan jumlah pegawai pemerintah.
Baca juga : Kurangi Emisi, RI Nggak Bisa Hanya Andalkan Mobil Listrik
"Untuk Partai Republik, Konservatif, dan seluruh rakyat Amerika yang hebat, Elon Musk 'bertaruh' untuk membantu negara kita, dan dia melakukan PEKERJAAN yang LUAR BIASA!" tulis Trump di platform Truth Social miliknya pada Selasa (11/3) lewat tengah malam.
"Namun, Kaum Gila Kiri Radikal, seperti yang sering mereka lakukan, berusaha secara ilegal memboikot dan berkolusi melawan Tesla—salah satu produsen mobil terbaik di dunia dan 'bayi' Elon—untuk menyerang serta mencelakai Elon dan semua yang ia perjuangkan," tulis Trump, dilansir Voice of America (VOA).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.