RM.id Rakyat Merdeka - Prancis berencana mengumumkan dukungannya atas negara Palestina pada Juni mendatang. Negeri Menara Eif fel itu akan menjadi anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pertama yang mengakui Palestina sebagai negara.
Presiden Prancis Emmanuel Macron akan mengumumkan pengakuan ini dalam Konferensi PBB soal Palestina di New York, Amerika Serikat (AS), pada Juni 2025.
Prancis akan memimpin konferensi internasional itu bersama Arab Saudi pada Juni. Konferensi tersebut diharapkan menjadi momentum penting untuk menggalang dukungan pengakuan Palestina dari berbagai negara.
Baca juga : OJK Dorong Perkuat Daya Tahan Industri
Menurut Macron, pengakuan Prancis ini demi mempercepat penyelesaian konflik Israel-Palestina.
“Kita harus bergerak menuju pengakuan dan kita akan melakukannya dalam beberapa bulan mendatang,” ujar Macron kepada wartawan dilansir AFP, Jumat (11/4/2025).
Niat Prancis itu sudah diumumkan Macron pada awal Desember tahun lalu. Dia dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman akan menjadi ketua bersama sebuah konferensi tentang pembentukan negara Palestina.
Baca juga : Sampah Menumpuk Dan Picu Bau Busuk
Niat Prancis tersebut membuat Israel murka. Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar mengecam Macron.
Dia menyebut, pengakuan tersebut akan menjadi hadiah kepada kelompok teroris seperti Hamas.
“Pengakuan sepihak terhadap negara fiktif seperti Palestina oleh negara mana pun, akan menjadi dorongan bagi Hamas membuat onar,” cuit Saar di akun media sosial X.
Baca juga : Arsenal Vs Brentford, Lanjutkan Aura Positif
Saar menyebut, pengakuan tersebut juga tidak akan membuat Israel dan Palestina segera berdamai.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.