Dark/Light Mode

Pihak Israel Murka

Prancis Bakal Umumkan Dukung Negara Palestina

Sabtu, 12 April 2025 07:00 WIB
Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud (kanan) bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Foto: X HRHMBNSALMAAN).
Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud (kanan) bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Foto: X HRHMBNSALMAAN).

RM.id  Rakyat Merdeka - Prancis berencana mengumumkan dukungannya atas negara Palestina pada Juni mendatang. Negeri Menara Eif fel itu akan menjadi anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pertama yang mengakui Palestina sebagai negara.

Presiden Prancis Emmanuel Macron akan mengumumkan pengakuan ini dalam Konferensi PBB soal Palestina di New York, Amerika Serikat (AS), pada Juni 2025.

Prancis akan memimpin kon­ferensi internasional itu bersama Arab Saudi pada Juni. Konferensi tersebut diharapkan menjadi momentum penting untuk meng­galang dukungan pengakuan Palestina dari berbagai negara.

Baca juga : OJK Dorong Perkuat Daya Tahan Industri

Menurut Macron, pengakuan Prancis ini demi mempercepat penyelesaian konflik Israel-Palestina.

“Kita harus bergerak menu­ju pengakuan dan kita akan melakukannya dalam beberapa bulan mendatang,” ujar Macron kepada wartawan dilansir AFP, Jumat (11/4/2025).

Niat Prancis itu sudah diumumkan Macron pada awal Desember tahun lalu. Dia dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman akan menjadi ketua bersama sebuah konferensi tentang pembentukan negara Palestina.

Baca juga : Sampah Menumpuk Dan Picu Bau Busuk

Niat Prancis tersebut membuat Israel murka. Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar menge­cam Macron.

Dia menyebut, pengakuan tersebut akan menjadi hadiah kepada kelompok teroris seperti Hamas.

“Pengakuan sepihak terhadap negara fiktif seperti Palestina oleh negara mana pun, akan menjadi dorongan bagi Hamas membuat onar,” cuit Saar di akun media sosial X.

Baca juga : Arsenal Vs Brentford, Lanjutkan Aura Positif

Saar menyebut, pengakuan tersebut juga tidak akan mem­buat Israel dan Palestina segera berdamai.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.