BREAKING NEWS
 

Jenazah Paus Fransiskus Tiba Di Basilika Santo Petrus, Ini Prosesi Pemindahannya

Reporter & Editor :
MELLANI EKA MAHAYANA
Rabu, 23 April 2025 16:35 WIB
Jenazah Paus Fransiskus disemayamkan di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Rabu (23/4/2025). Jenazahnya akan disemayamkan selama tiga hari di sana, hingga dimakankan Sabtu. (Foto Vatican News)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jenazah Paus Fransiskus telah tiba di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Rabu (23/4/2025) pagi waktu setempat. Para pelayat berkesempatan memberikan penghormatan terakhir hingga pemakamannya, Sabtu (26/4/2025).

Jenazah Paus yang mengenakan jubah merah ditempatkan dalam peti terbuka dan disemayamkan di sana selama tiga hari. Peti kayu merah yang berisi jenazah Paus Fransiskus dibawa para pengusung jenazah sejauh 500 meter dari Casa Santa Marta, yang merupakan tempat tinggalnya selama 12 tahun masa kepausannya dan tempatnya menghembuskan napas terakhir.

Jenazah Paus Fransiskus sebelumnya disemayamkan sementara di chapel Casa Santa Marta sejak Senin (21/4/2025) malam. Prosesi pemindahan jenazah dari Casa Santa Marta ke Basilika Santo Petrus itu disertai liturgi, mazmur dan doa, dengan dipimpin para kardinal berjubah merah.

Kardinal Kevin Farrell, Kamerlengo Gereja Roma Suci, memulai ritus liturgi di kapel Casa Santa Marta dengan doa singkat untuk jiwa Paus Fransiskus. Dalam doa pembukaan, Kardinal Farrell bersyukur kepada Tuhan atas pelayanan Paus selama 12 tahun terakhir.

Baca juga : ICWA Bahas Peran Strategis Indonesia Di Pasifik: Ekonomi Hingga Pembangunan

“Saat kita meninggalkan rumah ini, marilah kita bersyukur kepada Tuhan atas karunia yang tak terhitung banyaknya yang telah Dia berikan kepada umat Kristiani melalui hamba-Nya, Paus Fransiskus,” doanya.

“Marilah kita memohon kepada-Nya, dalam belas kasih dan kebaikan-Nya, untuk menganugerahkan kepada mendiang Paus rumah kekal di kerajaan surga, dan untuk menghibur keluarga kepausan, Gereja di Roma, dan umat di seluruh dunia dengan harapan surgawi.”

Dewan Kardinal kemudian memimpin prosesi peti jenazah melalui Lapangan Santa Marta di Vatikan, di bawah Lengkungan Lonceng, dan menuju Lapangan Santo Petrus.

Adsense

Lebih dari 20.000 orang berkumpul di alun-alun untuk memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang Paus, bertepuk tangan dengan suara pelan namun terus-menerus saat peti jenazahnya dibawa menaiki tangga dan masuk ke Basilika Santo Petrus.

Baca juga : Ucapkan Belasungkawa, Heikal Safar: Paus Fransiskus Tokoh Anti Penjajahan

Peti jenazah dibawa masuk melalui pintu tengah basilika sebelum peti jenazah Paus diletakkan di depan Altar Pengakuan Dosa, dan paduan suara melantunkan Litani Para Kudus dalam bahasa Latin untuk ketenangan jiwanya.

Kardinal Farrell kemudian memimpin Liturgi Sabda singkat, yang mencakup pembacaan dari Injil Yohanes (17:24-26) tentang doa imamat Yesus yang mewartakan kasih Allah bagi-Nya dan bagi para pengikut-Nya.

Ritus tersebut diakhiri dengan nyanyian Salve Regina, sebuah himne Maria yang dimulai dengan "Salam, Ratu Suci, Bunda yang Berbelas Kasih."

Anggota Dewan Kardinal kemudian memberikan penghormatan terakhir mereka kepada mendiang Paus Fransiskus, diikuti umat beriman yang berkumpul di Basilika Santo Petrus.

Baca juga : Cuaca Besok Di Bekasi Apakah Hujan Atau Panas? Ini Prediksi BMKG Selasa (22/4)

Publik akan diizinkan masuk mulai pukul 11.00 pagi hingga tengah malam sepanjang Rabu (23/4). Kemudian pada Kamis (24/4) besok, publik bisa memberikan penghormatan terakhir mulai pukul 07.00 pagi hingga tengah malam. Lalu pada Jumat (25/4) mulai pukul 07.00 pagi hingga pukul 19.00 malam waktu setempat.

Misa Pemakaman Paus Fransiskus akan diadakan di Lapangan Santo Petrus Sabtu, 26 April, pukul 10 pagi, dipimpin Kardinal Giovanni Battista Re, pemimpin Dewan Kardinal.

Pada akhir Misa, Sabtu, jenazah Paus akan dibawa dari Basilika Santo Petrus  ke Basilika Santa Maria Maggiore, lokasi ia akan dimakamkan.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense