RM.id Rakyat Merdeka - Penyiar berita pagi untuk program WRGB-TV CBS6 di Albany, New York, Amerika Serikat (AS), tetap on air menjalankan tugasnya meski sudah pecah ketuban.
Totalitas Olivia Jaquith dalam menjalankan tugasnya sebagai pembawa acara perlu diapresiasi. Pada Rabu (21/5/2025), pukul 4.15 pagi, Jaquith mengabarkan rekan kerjanya bahwa dia mengalami pecah ketuban saat bersiap berangkat ke kantor.
Baca juga : Rusak Keindahan Kota, Tiang Monorel Sudah Berdiri 18 Tahun Nih
Tidak lama, Jaquith tiba di ruang siaran untuk memulai acara berita pagi pukul 6 tepat. Rekan kerja Jaquith, Julia Dunn terkejut dengan kedatangan rekannya itu.
Jaquith dan Dunn merupakan dua pembawa berita siaran pagi. Mengawali siaran, Dunn berbicara kepada audiens soal kondisi Jaquith.
Baca juga : Berbagi Tips Hadapi KDRT
“Kami punya berita hangat yang tidak biasa. Ketuban rekan saya sudah pecah,” ucapnya dilansir United Press International, Kamis (22/5/2025).
Menurut Jaquith, dia tetap melanjutkan tugasnya membawakan acara berita karena frekuensi kontraksi yang dialaminya masih jarang.
Baca juga : Kepemimpinan Presiden Prabowo Beri Harapan Bagi Kalangan Aktivis
“Tenang saja, setelah ini (acara selesai) saya akan ke rumah sakit,” ujar Jaquith dengan tersenyum
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.