Dark/Light Mode

Silaturahmi Dengan Senior Beringin

Bahlil Minta Wejangan Sri Sultan

Selasa, 20 Mei 2025 07:30 WIB
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia (kanan) bersama sejumlah kader Partai Golkar menemui Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengkubuwono X (kiri) di Yogyakarta, Minggu (18/5). (Foto: Instagram/bahlillahadalia)
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia (kanan) bersama sejumlah kader Partai Golkar menemui Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengkubuwono X (kiri) di Yogyakarta, Minggu (18/5). (Foto: Instagram/bahlillahadalia)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia membangun komunikasi dengan tokoh senior Beringin maupun adat, saat melakukan safari politik ke sejumlah daerah.

Teranyar, Bahlil menemui Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X, Minggu (18/5/2025). “Pak Sri Sultan ini Gubernur, tokoh bangsa, mantan Ketua Golkar DIY tiga periode. Jadi kami minta wejangan,minta nasihat,” ujar Bahlil dalam keterangannya, Senin (19/5/2025).

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) itu menjelas­kan, sudah sepatutnya seorang junior untuk datang meminta wejangan kepada senior.

"Kami ingin merajut kembali apa yang telah dilakukan para senior kami di Golkar pada za­man dahulu. Setiap datang ke daerah harus ketemu dengan tokoh-tokoh Golkar yang lama," kata Bahlil.

Baca juga : PPATK Nonaktifkan Rekening Dormant

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) itu menerang­kan, pertemuan dengan tokoh-tokoh senior untuk meneruskan ilmu dari era dahulu kepada generasi penerus. "Kami ini kan generasi baru yang harus melan­jutkan tongkat estafet perjuanganPartai Golkar," tegasnya.

Di Yogyakarta, Bahlil juga menghadiri acara peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan gedung asrama putra di Madrasah Muallimin Muhammadiyah, Sedayu. Pembangunan ini, merupakan tin­dak lanjut dari safari Ramadan lalu.

Mantan Menteri Investasi itu menjelaskan, keterlibatan Golkar dalam pembangunan ini bukan semata aspek politik, tetapi juga karena sejarah kedekatannya dengan Muhammadiyah.

“Golkar dan Muhammadiyah seperti ibu dan anak. Karena, Muhammadiyah adalah Sekber, berarti ibu, yang melahirkan Golkar. Kami tidak mau menjadi anak durhaka,” kata Bahlil.

Baca juga : Bawaslu Gelar Patroli Demi Cegah Politik Uang

Selain itu, langkah yang diambil Golkar adalah untuk ikut serta menyiapkan generasi penerus bangsa, sebagaimana misi Mu’allimin.

“Karena ini bicara tentang sekolah dalam menyiapkan kader-kader bangsa, maka kami dari Golkar berpandangan, pentinguntuk kita buat gotong royong,” imbuhnya.

Dalam sambutannya, Bahlil mengatakan, gedung asrama Mu'allimin tersebut ditargetkan rampung dalam waktu 10 bulan tanpa sistem termin pembayaran. Pendanaannya berasal dari hasil gotong royong kader Golkar.

“Hari ini kami bersama jajaran Mu’allimin dan Muhammadiyah melakukan groundbreaking pembangunan asrama putra. Waktu itu dari pengurus sekolah menyampaikan kepada kami ada pembangunan gedung dan kami Golkar langsung mengiyakan,” pungkasnya.

Baca juga : Eks Ketua PN Surabaya Didakwa Terima Rp 21 M

Dalam lawatan kali ini, Bahlil ditemani jajaran pengurus DPP Partai Golkar, termasuk Sekjen Sarmuji, Bendahara Umum Sari Yuliati, Wakil Ketua Umum Adies Kadir dan Wihaji, ser­ta Ketua Bidang Kebijakan Hukum dan HAM Christiani Aryani.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.