Sebelumnya
Viswashkumar adalah seorang warga negara Inggris keturunan India yang duduk di kursi nomor 11A dekat pintu darurat. Setelah meninjau lokasi dan menjenguk korban, Modi memimpin pertemuan dengan para menteri dan pejabat terkait untuk memberikan pengarahan terkait kecelakaan tersebut.
Penyebab kecelakaan masih diselidiki. Pencarian kotak hitam pesawat Air India, yang terdiri dari flight data recorder dan cockpit voice recorder, masih berlangsung.
Baca juga : Pulang Armuzna, Jemaah Pilih Istirahat Dulu di Hotel
Setelah bertemu dengan satu-satunya korban selamat, Menteri Dalam Negeri Uni India Amit Shah menyatakan bahwa tes DNA sedang dilakukan untuk mengidentifikasi 241 korban.
Tata Group, pemilik maskapai Air India, mengumumkan kompensasi sebesar 10 juta rupee India (sekitar Rp 1,9 miliar) untuk masing-masing keluarga korban.
Baca juga : Menkes Jalani Cek Kesehatan Gratis, Lingkar Perutnya Masih Aman
Berdasarkan perjanjian Montreal Convention, Air India juga diwajibkan membayar kompensasi sekitar 15 juta rupee India (sekitar Rp 2,8 miliar) per korban. Pesawat tersebut diasuransikan, dan total kompensasi yang mungkin diberikan kepada keluarga korban diperkirakan mencapai Rp 684 miliar.
Mantan Ketua Menteri Gujarat, Vijay Rupani (68) termasuk dalam daftar korban tewas. Ia dilaporkan tengah dalam perjalanan ke London untuk menemui putrinya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.