Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Menkes Jalani Cek Kesehatan Gratis, Lingkar Perutnya Masih Aman
Minggu, 8 Juni 2025 21:46 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjalankan cek kesehatan gratis (CKG) di Puskesmas Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (8/6/2025).
Dalam postingan video di akun Instagram Kementerian Kesehatan @kemenkes, BGS terlihat menyerahkan KTP elektronik sebelum diperiksa.
“Pertama kali, saya diperiksa tekanan darah, (hasilnya) bagus,” kata BGS.
Hasil pemeriksaan tekanan darah tersebut menunjukkan, tensi BGS berada di angka 122/77 atau masih dalam batas normal.
Baca juga : Senator PBD Paul Sayangkan Isu Kerusakan Lingkungan di Pulau Gag
Mengacu ketentuan American Heart Association, tekanan darah normal orang dewasa berada di bawah 120/80 mmHg. Bila angkanya melebihi 130/80 mmHg, berarti sudah masuk kategori hipertensi.
Setelah itu, BGS timbang badan dan menjalani pengukuran lingkar perut. Hasilnya, berat badan BGS mencapai 74,75 kg. Sedangkan lingkar perutnya, di bawah 90 cm. “Jadi, lumayan,” cetus BGS.
Menurut Kementerian Kesehatan RI, lingkar perut pria dewasa dinyatakan normal, bila angkanya kurang dari 90 cm.
Lingkar perut yang melebihi 90 cm dapat menjadi indikasi obesitas sentral, yang berhubungan dengan risiko penyakit seperti diabetes dan penyakit jantung.
Baca juga : Indonesia CARE Gelar Dapur Kurban Di Kampung Pemulung Tanah Abang
Kelar urusan lingkar perut, BGS menjalani periksa darah, telinga, dan mata. Untuk mata, BGS mengaku banyak kekurangan.
Di akhir sesi, BGS periksa gigi dan Elektrokardiogram (EKG).
EKG (Elektrokardiogram) adalah pemeriksaan untuk merekam aktivitas listrik jantung. Alat ini membantu mendeteksi berbagai masalah jantung seperti gangguan irama jantung, serangan jantung, atau kelainan otot jantung.
EKG merupakan prosedur medis non-invasif yang umum digunakan untuk mengevaluasi fungsi jantung.
Baca juga : Komitmen Jaga Kelestarian Raja Ampat, Fraksi Gerindra Dukung Evaluasi Tambang
"Semuanya sudah langsung dimasukkan ke Simpus, dan di-upload ke aplikasi Satu Sehat. Dan saya bisa lihat di aplikasi Satu Sehat saya, dan saya dapat WA dari teman-teman Puskesmas," tutur BGS.
"Saya ingin ucapkan terima kasih ke Pak Camat, Ibu Kepala Puskesmas dan semua pegawai Puskesmas Kecamatan Pancoran, yang telah membantu saya dan membantu masyarakat Jakarta, untuk melaksanakan CKG. Tugas kita menjaga mereka supaya tetap sehat, kalau bisa jangan sakit," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya