BREAKING NEWS
 

Meski Gudang Penuh Makanan, Warga Gaza Kelaparan

UNRWA Desak Israel Buka Akses Bantuan

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Senin, 21 Juli 2025 03:57 WIB
Seorang wanita duduk sambil menyaksikan anaknya bermain di dekat tenda pengungsian mereka di selatan Gaza, Sabtu (19/7/2925). (Foto Tangkapan Layar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Di tengah kecaman global atas agresi militer Israel, kekejaman terhadap warga sipil Palestina terus berlangsung. Seorang bayi berusia 35 hari dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit ini mencerminkan krisis kelaparan akut yang melanda wilayah Gaza. Padahal, Badan Bantuan PBB untuk Palestina (UNRWA) menyatakan bahwa gudang mereka menyimpan cukup persediaan makanan, obat-obatan, dan susu bayi untuk tiga bulan ke depan.

Sayangnya, akses menuju gudang tersebut ditutup total oleh pasukan Israel. Warga yang nekat mendekati lokasi persediaan itu justru ditembaki tanpa ampun.

Baca juga : Kilang Pertamina Borong Penghargaan Laporan Keberlanjutan

“Tiba-tiba jeep pasukan datang dan menembaki kami,” kata Mohammed al-Khalidi, salah seorang warga Gaza.

Pada Sabtu (19/7/2015), 116 orang dilaporkan tewas di berbagai kamp pengungsian, akibat serangan Israel. Lebih memilukan lagi, 38 di antaranya ditembak mati saat berusaha mendapatkan makanan dari pusat bantuan milik Gaza Humanitarian Foundation (GHF), organisasi yang didukung Amerika Serikat.

Baca juga : Kutuk Pembunuhan dr. Marwan al-Sultan, Fahira: Kebiadaban Israel Makin Menjadi-jadi

Pusat distribusi bantuan yang seharusnya menjadi titik harapan, justru berubah menjadi lokasi pembantaian.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense