BREAKING NEWS
 

Meski Gudang Penuh Makanan, Warga Gaza Kelaparan

UNRWA Desak Israel Buka Akses Bantuan

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Senin, 21 Juli 2025 03:57 WIB
Seorang wanita duduk sambil menyaksikan anaknya bermain di dekat tenda pengungsian mereka di selatan Gaza, Sabtu (19/7/2925). (Foto Tangkapan Layar)

 Sebelumnya 
UNRWA pun mendesak akses ke jalur Gaza segera dibuka untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan. Sebab, bantuan utuk rakyat Palestina telah menumpuk di gudang penyimpanan termasuk di Al Arish, perbatasan dengan Mesir.

“UNRWA telah memiliki cukup makanan untuk seluruh populasi Gaza selama tiga bulan, tetapi saat ini menumpuk dan masih menunggu diizinkan masuk,” tulis badan tersebut melalui akun X-nya, Sabtu (19/7/2025).

Adsense

“Buka gerbangnya dan akhiri pengepungan ini. Izinkan UNRWA untuk melakukan tugasnya dan menolong mereka yang membutuhkan, termasuk di antaranya 1 juta anak-anak,” tegas salah satu lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tersebut.

Baca juga : Kilang Pertamina Borong Penghargaan Laporan Keberlanjutan

Kementerian Kesehatan Gaza mengungkapkan bahwa lebih dari 17.000 anak mengalami malnutrisi parah. Bangsal gawat darurat rumah sakit pun tak lagi mampu menangani lonjakan korban kelaparan.

Sabtu (28/6/2025), Kantor Media Pemerintah Gaza menyebut, setidaknya 66 anak meninggal karena malnutrisi selama konflik yang berlangsung.

Hal senada disampaikan perawat darurat asal Amerika Serikat (AS) dari asosiasi medis PANZMA (Palestinian Australian New Zealand Medical Association) yang bernama Andee Clark Vaughan. Dia melihat sendiri bagaimana tentara Israel menyita susu formula bayi yang dibawa para pekerja medis ke Gaza.

Baca juga : Kutuk Pembunuhan dr. Marwan al-Sultan, Fahira: Kebiadaban Israel Makin Menjadi-jadi

Banyak ibu di Gaza kekurangan gizi parah hingga tidak bisa menyusui bayi mereka. Kebanyakan air yang dikonsumsi juga sudah terkontaminasi. Terkadang, para ibu terpaksa mencampur air tersebut dengan kacang-kacangan agar bisa memberi makan anak-anak mereka.

“Sistem kekebalan tubuh sangat terganggu di sini karena malnutrisi,” kata Vaughan, sebagaimana dikutip Al-Jazeera, Rabu (16/7/2025).

Blokade total terhadap bantuan kemanusiaan ke Gaza telah di-berlakukan sejak 2 Maret 2025. Kondisi itu mengakibatkan akses terhadap makanan, obat-obatan, dan logistik penting lainnya terputus bagi lebih dari dua juta penduduk di wilayah tersebut.

Baca juga : Tenang, Dampak Perang Iran Vs Israel Masih Kecil

Meski sempat membuka sebagian akses pada akhir Mei 2025 setelah mendapat tekanan dari komunitas internasional, Israel tetap melarang UNRWA terlibat langsung dalam distribusi bantuan kemanusiaan. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense