Dark/Light Mode

Israel Tak Hadir Di Sidang Mahkamah Internasional

Makanan Mau Habis, Warga Gaza Terancam Kelaparan

Sabtu, 3 Mei 2025 04:15 WIB
PEGANG BENDERA: Demonstran pro-Palestina memegang bendera Palestina di depan Mahkamah Internasional (International Court of Justice/ICJ) di Den Haag, Belanda, saat sidang tentang bantuan kemanusiaan untuk Gaza, Rabu (30/4/2025). (Foto Lina Selg/EPA)
PEGANG BENDERA: Demonstran pro-Palestina memegang bendera Palestina di depan Mahkamah Internasional (International Court of Justice/ICJ) di Den Haag, Belanda, saat sidang tentang bantuan kemanusiaan untuk Gaza, Rabu (30/4/2025). (Foto Lina Selg/EPA)

RM.id  Rakyat Merdeka - Stok makanan di dapur umum Gaza bakal habis setelah dua bulan diblokade Israel. Sementara, Negeri Zionis dikeroyok dalam sidang yang diselenggarakan Mahkamah Internasional (International Court of Justice/ICJ) di Den Haag, Belanda.

Dilansir BBC, Jumat (2/5/2025), Sami Matar yang memimpin dapur umum yang dikelola oleh American Near East Refugee Aid (Anera), bercerita soal kondisi pasokan makanan. Menurutnya, hidangan hari ini adalah koshari-dibuat dengan kacang lentil, nasi dan saus tomat yang lezat, dalam satu set panci masak besar. Seperti diketahui, Anera adalah organisasi kemanusiaan yang berbasis di Amerika Serikat (AS).

Baca juga : InJourney Airports Buka Kembali Penerbangan Internasional Di Tiga Bandara

“Orang-orang bergantung pada makanan kami. Mereka tidak memiliki sumber pendapatan untuk membeli apa yang tersisa di pasar lokal dan banyak makanan tidak tersedia,” kata Matar.

Matar mengaku, dulu terbiasa memasak nasi dengan daging yang penuh protein. Tapi sekarang, karena penutupan, tidak ada jenis daging dan sayuran segar.

Baca juga : USNI Gelar Seminar Internasional, Bedah BRICS Hingga Diplomasi Kopi

Israel menutup semua penyeberangan ke Gaza selama 2 bulan. Militer Israel (IDF) melarang semua barang, termasuk makanan, bahan bakar dan obat-obatan masuk. IDF malah melanjutkan serangan militernya.

Dunia internasional meningkatkan kecaman terhadap Israel agar mencabut blokade bantuan ke Gaza. Kepala Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Tom Fletcher mengatakan, bakal terjadi kelaparan massal di Gaza.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.