BREAKING NEWS
 

3 Hari Tewaskan 100 Orang

Perang Thailand-Kamboja Lebih Ngeri Dari Iran-Israel

Reporter : FAQIH MUBAROK
Editor : SISWANTO
Minggu, 27 Juli 2025 08:25 WIB
Tentara Kamboja membawa jenazah seorang korban tewas dalam serangan artileri Thailand di sebuah pagoda Buddha di provinsi perbatasan Kamboja, Oddar Meanchey, Jumat (25/7/2025). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Meskipun baru 3 hari, perang Thailand-Kamboja sudah menewaskan lebih dari 100 orang, lebih banyak dari perang Iran-Israel yang dalam waktu 3 hari, dilaporkan korban tewas tembus di angka 90-an orang.

Perang Thailand-Kamboja pecah sejak Kamis (24/7/2025). Diawali bentrok di wilayah perbatasan Oddar Meanchey, Kap Choeng District, dan Surin. Di sekitar situs bersejarah Candi Ta Muen Thom dan Preah Vihear, peluru dan roket beterbangan, pesawat tempur mondar-mandir.

Makin hari makin brutal. Thailand langsung menutup semua akses ke perbatasan. Kamboja naik pitam, memutus hubungan diplomatik. Thailand tak mau kalah, tarik pulang dubesnya. Kamboja membalas dengan mengusir semua diplomat Negeri Gajah Putih dari Phnom Penh.

Sekitar 20.000 penduduk telah dievakuasi dari perbatasan utara Kamboja. Sementara sekitar 138.000 orang juga dievakuasi dari wilayah perbatasan Thailand. Ratusan pusat evakuasi dibuka di dua negara.

Baca juga : Divonis 3,5 Tahun, Hasto Masih Sekjen PDIP

Tak hanya mengungsi, Pemerintah Kamboja melarang impor sayur-mayur dan buah-buahan dari Thailand. Selain itu, acara TV hingga sinetron popular dari Thailand juga dilarang disiarkan diseluruh stasiun TV milik Kamboja.

Untuk korban tewas, belum ada angka pasti. Dalam laporan awal menunjukkan, 32 orang tewas: 12 dari Kamboja, 19 dari Thailand, sisanya belum terverifikasi.

Namun, pihak militer Thailand mengklaim lebih dari 100 tentara Kamboja tewas dalam satu serangan udara di wilayah Phu Phi.

“Status terkini: sekitar 100 musuh dilaporkan tewas,” tulis militer Thailand dalam keterangan resmi, dikutip The Nation, Sabtu (26/7).

Baca juga : Akhir Tahun, Pemerintah Lanjutkan Stimulus Ekonomi

Kamboja tak tinggal diam. Jubir Kemhan Kamboja Maly Socheata menyebut tujuh warga sipil dan lima prajuritnya gugur. Puluhan lainnya luka-luka. Sementara Thailand mencatat 13 sipil (termasuk anak-anak) dan enam tentaranya meninggal dunia. Ribuan lainnya luka-luka dan terpaksa mengungsi.

Banyaknya korban jiwa yang tewas dalam 3 hari perang Thailand-Kamboja, lebih ngeri dibanding perang yang terjadi antara Iran-Israel. Meskipun sejumlah infrastruktur rusak berat, memasuki hari ke-3, korban tewas dalam perang Iran-Israel tak sebanyak Thailand-Kamboja.

Pada hari ke-3 perang, Israel menyatakan 10 orang tewas akibat serangan Iran, sementara puluhan lainnya dilaporkan luka-luka. Sementara Iran melaporkan Korban tewas hingga hari ke-3 perang berjumlah 86 orang dan 341 orang lain luka-luka.

Kedua negara telah menyampaikan sikap resminya. Duta Besar Kamboja untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Chhea Keo menyerukan gencatan senjata segera dan tanpa syarat.

Adsense

Baca juga : Gubernur Dipilih Presiden, Usul Imin Ditolak Teman Koalisi

“Kami juga menyerukan solusi damai,” katanya setelah pertemuan Dewan Keamanan PBB Jumat (25/7/2025).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense