BREAKING NEWS
 

Prabowo Terima Medali USSOCOM, Simbol Penguatan Kerja Sama RI-AS

Reporter & Editor :
MELLANI EKA MAHAYANA
Selasa, 5 Agustus 2025 08:26 WIB
Jenderal Bryan P. Fenton, Panglima Komando Operasi Khusus AS (USSOCOM) mengunjungi Indonesia pada tanggal 4 Agustus untuk bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto,

RM.id  Rakyat Merdeka - Pada 4 Agustus kemarin, Presiden Prabowo Subianto menerima sebuah medali dari militer Amerika Serikat (AS). Bukan sembarang medali. Jenderal Bryan P. Fenton, Panglima Komando Operasi Khusus AS (USSOCOM) menyematkan langsung medali bergensi itu kepada Presiden ke-8 RI itu, di Jakarta.

Medali USSOCOM itu bentuk pengakuan atas dukungan yang luar biasa bagi pasukan operasi khusus dan peran Presiden Prabowo mempererat hubungan pertahanan kedua negara. Penghargaan tersebut menyatakan bahwa advokasi Prabowo atas kontribusi Indonesia dalam memerangi ancaman global dan menjaga stabilitas kawasan.

"Saya merasa terhormat dapat mengunjungi Indonesia mewakili 70.000 personel pria dan wanita dalam Pasukan Komando Operasi Khusus AS,” kata Jenderal Fenton.

Baca juga : Prabowo Terima Medali Kehormatan Dari Komando Operasi Khusus AS

Kunjungan ini menggarisbawahi kemitraan yang langgeng antara AS dan Indonesia, yang berakar pada prioritas bersama dan komitmen bersama untuk stabilitas regional dan keamanan global.

Adsense

“Kami menghargai hubungan yang erat dengan militer Indonesia sebagai mitra penting untuk memastikan stabilitas di kawasan ini,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu hadir Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono. Mereka membahas upaya memajukan kerja sama meliputi kewaspadaan domain maritim gabungan dan upaya kontraterorisme.

Baca juga : Parlemen Indonesia Dan Mexico Sepakat Tingkatkan Kerjasama

Dalam keterangan Kedutaan Besar AS di Jakarta, Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar AS di Jakarta Peter M Haymond mengatakan, hal yang utama dalam kunjungan Jenderal Fenton adalan komitmen AS pada keamanan regional dan kemakmuran.

“Kami berharap dapat memperdalam hubungan kami melalui latihan militer Super Garuda Shield yang diperluas akhir bulan ini. Kerja sama kami di bawah Kemitraan Strategis Komprehensif Amerika Serikat dan Indonesia membuat kedua negara menjadi lebih kuat dan aman,” terangnya.

Latihan Super Garuda Shield dijadwalkan pada 25 Agustus hingga 4 September 2025. Latihan gabungan militer ini akan lebih menunjukkan kuatnya hubungan pertahanan antara AS dan Indonesia.

Baca juga : Herman Khaeron Dorong Penguatan Kerja Sama Multisektor

Latihan tahun ini akan mempertemukan pasukan-pasukan dari 14 negara. Tujuan kegiatan tahunan ini untuk memajukan interoperabilitas, memperkuat upaya gabungan, dan mempromosikan keamanan kawasan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense