BREAKING NEWS
 

Diungkap PBB, 500.000 Warga Gaza Kelaparan

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : ADITYA NUGROHO
Minggu, 24 Agustus 2025 08:12 WIB
Sambil menangis, seorang anak Palestina mengulurkan panci kosong di depan dapur amal untuk menerima nasi matang di Kota Gaza, Palestina, Jumat (22/8/2025). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengungkapkan 500.000 warga Gaza mengalami kelaparan. PBB menuding Israel sebagai penyebab krisis tersebut.

Lembaga pemantau krisis pangan, Integrated Food Security Phase Classification (IPC) mengumumkan secara resmi Gaza tengah mengalami kelaparan. Kondisi ini berpotensi meluas ke seluruh wilayah jika tidak ada gencatan senjata dan penghentian pembatasan bantuan kemanusiaan.

Menurut laporan IPC, lebih dari 500.000 orang atau sekitar seperempat populasi Gaza menghadapi kelaparan akut. Banyak di antaranya berisiko meninggal akibat malnutrisi. Peringatan keras dikeluarkan untuk wilayah selatan, seperti Deir Al-Balah dan Khan Younis.

Baca juga : Gibran: Pembangunan IKN On Progress

Lembaga itu menyebut tiga indikator kelaparan di Gaza telah terpenuhi. Pertama, 20 persen rumah tangga mengalami kekurangan pangan ekstrem. Kedua, 30 persen anak usia 6–59 bulan menderita gizi buruk akut. Ketiga, angka kematian minimal 2 orang dewasa atau 4 anak per 10.000 penduduk per hari.

“Data periode 1 Juli hingga 15 Agustus menunjukkan ambang batas tersebut telah tercapai,” ujar IPC dalam paparannya, Jumat (22/8/2025).

IPC menjelaskan, kelaparan dipicu oleh perang berkepanjangan, blokade bantuan, pengungsian massal, serta runtuhnya produksi pangan lokal. Akibatnya, krisis pangan di Gaza telah mencapai tingkat yang mengancam jiwa setelah 22 bulan perang.

Baca juga : Turun Di Bawah 9 Persen, 23 Juta Orang Masih Miskin

“Data kami menunjukkan ambang batas kelaparan telah terlampaui. Ini pertama kalinya kami menetapkan status kelaparan di kawasan Timur Tengah,” tegas IPC.

Kondisi tersebut dibenarkan oleh kesaksian warga. Yousef Sbeteh, ayah dua remaja di Kota Gaza, mengungkapkan putrinya Aya (15) kehilangan hampir 20 kilogram, sementara putranya Ahmad (17) turun 15 kilogram akibat kurang gizi.

“Dokter bilang mereka butuh makanan bergizi, tapi saya tak mampu menyediakannya,” tutur Yousef lirih.

Baca juga : Arahan AHY, Demokrat Totalitas Dukung Kesuksesan Prabowo-Gibran

Kepala Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan, Tom Fletcher, mengecam keras perlakuan Israel terhadap warga Gaza. Kelaparan ini dijadikan senjata perang oleh Israel.

“Semua pihak bertanggung jawab atas ini. Kelaparan Gaza adalah kelaparan dunia,” tegas Tom.

Adsense

Ia menekankan, krisis ini seharusnya bisa dicegah jika distribusi bantuan tidak dihambat. “Ini bencana kelaparan yang sebenarnya bisa kita cegah seandainya kita diizinkan untuk menyalurkan bantuan,” katanya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense